
Feature – Ramadhan di Gaza diselimuti kesedihan di tengah perjuangan bertahan hidup

Warga Palestina melaksanakan salat Jumat saat bulan Ramadan di dekat sebuah masjid yang hancur di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Maret 2024. (Xinhua/Yasser Qudih)
Bulan Ramadhan di Gaza, Palestina, telah berubah dari yang sebelumnya adalah waktu untuk beribadah, bersedekah, dan berpuasa, menjadi perjuangan sehari-hari untuk bertahan hidup.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Di tengah puing-puing bangunan yang hancur di Jalur Gaza, seorang pria Palestina bernama Nidal Abu Baraka (55) memilih untuk berbuka puasa setiap hari saat Ramadhan bersama keluarga di reruntuhan rumahnya."Saya tidak akan pernah berhenti berbuka puasa di rumah saya bahkan dalam situasi seperti ini," kata ayah delapan anak itu kepada Xinhua sembari membantu istrinya memasak sepanci nasi menggunakan kayu bakar di rumahnya yang hancur di Deir al-Balah, sebuah kota di Gaza tengah.Pada 11 Maret lalu, Gaza yang dilanda perang memasuki bulan suci Ramadhan di tengah suasana kekecewaan yang dirasakan oleh warga Palestina setelah mengetahui bahwa segala upaya internasional untuk mencapai gencatan senjata Israel-Hamas sebelum Ramadhan telah gagal.
Sejumlah orang memeriksa sebuah bangunan yang hancur menyusul serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Maret 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Orang-orang menunggu bantuan makanan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 14 Maret 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Orang-orang menunggu untuk mengambil air di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Maret 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Sejumlah orang terlihat di sekitar bangunan yang hancur usai serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Maret 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Proyek Night Museum sulap situs-situs kuno di Turkiye dengan lampu-lampu canti
Indonesia
•
23 Aug 2024

Mengemis di Saudi dihukumi penjara satu tahun dan denda 379,9 juta rupiah
Indonesia
•
24 Sep 2021

Feature – Batik Indonesia pikat China, karya mahasiswa ITB sabet ‘Most Popular Award’
Indonesia
•
04 Jun 2026

PBB: Lebih dari 1 Juta orang di Gaza masih sangat membutuhkan bantuan ‘shelter’
Indonesia
•
03 Jan 2026


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
