Studi ungkap Cekungan Qaidam berpotensi jadi basis energi terbarukan China

Foto dari udara yang diabadikan pada 31 Oktober 2019 ini menunjukkan modul surya di sebuah kawasan industri pembangkit listrik fotovoltaik di Kota Golmud, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Wu Gang)
Cekungan Qaidam di China memiliki potensi energi surya dan angin diperkirakan masing-masing sebesar 5,7 triliun kWh dan 0,9 triliun kWh per tahun, cocok untuk pengembangan energi surya dan angin dalam skala besar.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China baru-baru ini mengevaluasi potensi energi surya dan angin di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, dan menemukan bahwa Cekungan Qaidam memiliki potensi untuk menjadi basis energi terbarukan negara tersebut.Selain dianugerahi air dan energi panas bumi yang melimpah, Dataran Tinggi Qinghai-Tibet kaya sumber energi surya dan angin. Dataran tinggi tersebut masing-masing menyumbang 45,6 persen dan 38,5 persen dari potensi energi surya dan angin China.Para peneliti dari Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, Universitas Nanjing, Universitas Pertanian China, Universitas Tsinghua, dan institusi lain menggunakan data radiasi matahari dan kecepatan angin beresolusi tinggi dan akurat untuk menilai potensi sumber energi surya dan angin di dataran tinggi itu.Penelitian kuantitatif itu menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan keterbatasan lahan, potensi energi surya dan angin tahunan di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet masing-masing sedikitnya 8,3 triliun kWh dan 2,1 triliun kilowatt-jam (kWh), yang setara dengan pengurangan 8,75 miliar ton emisi karbon dioksida (CO2) setiap tahun.Studi ini juga menemukan bahwa Cekungan Qaidam di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet timur laut, dengan potensi energi surya dan angin diperkirakan masing-masing sebesar 5,7 triliun kWh dan 0,9 triliun kWh per tahun, cocok untuk pengembangan energi surya dan angin dalam skala besar.Dengan terus menurunnya biaya fotovoltaik, tenaga angin, dan sistem penyimpanan energi, serta pembangunan jaringan transmisi daya tegangan ultra tinggi, basis energi terbarukan China dapat dibangun di Cekungan Qaidam, menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Buletin tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 64.000 burung migran lewatkan musim dingin di cagar alam di China utara
Indonesia
•
15 Jan 2023

Astronaut Shenzhou-18 lakukan persiapan ‘spacewalk’ kedua
Indonesia
•
03 Jul 2024

‘Matahari Buatan’ China memecahkan rekor dunia terbaru
Indonesia
•
01 Jan 2022

China rilis daftar habitat satwa liar terestrial utama
Indonesia
•
22 Dec 2023
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026

Astronom di Australia identifikasi kandidat planet mirip Bumi yang layak huni
Indonesia
•
28 Jan 2026
