China operasikan jaringan pengisian daya kendaraan listrik terbesar di dunia

Foto yang diabadikan pada 3 November 2025 ini menunjukkan lini perakitan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) milik BYD, produsen NEV terkemuka di China, di pabrik BYD di Zhengzhou, Provinsi Henan, China tengah. (Xinhua/Li Jianan)

Jaringan pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China menjadi yang terbesar di dunia, mampu memenuhi kebutuhan pengisian daya lebih dari 40 juta kendaraan energi baru.

 

Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China telah membangun jaringan pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terbesar di dunia, yang mampu memenuhi kebutuhan pengisian daya lebih dari 40 juta kendaraan energi baru, demikian disampaikan Administrasi Energi Nasional (National Energy Administration/NEA) China pada Rabu (21/1).

Jumlah keseluruhan fasilitas pengisian daya EV di negara tersebut mencapai 20,092 juta unit per akhir 2025, papar NEA.

NEA menyebutkan bahwa ekspansi infrastruktur pengisian daya China meningkat secara signifikan pada 2025, hanya membutuhkan waktu 18 bulan untuk tumbuh dari 10 juta menjadi 20 juta unit.

Rata-rata daya per fasilitas pengisian daya EV publik mencapai 46,5 kilowatt, naik 33 persen secara tahunan.

China telah memasang 71.500 tiang pengisian daya di lebih dari 98 persen area layanan jalan bebas hambatannya, dengan 19 daerah setingkat provinsi memastikan cakupan penuh di seluruh kota-kota kecil, ungkap NEA.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait