Peneliti China prediksi risiko glaukoma dengan Artificial Intelligence

Ilustrasi. Glaukoma adalah kondisi mata di mana saraf optik yang menghubungkan mata ke otak mengalami kerusakan. (Tobias Dahlberg from Pixabay)
Ilustrasi. Pada dokter menyarakan tes mata dilakukan secara rutin setidaknya setiap dua tahun. (David Travis on Unsplash)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Taiwan pimpin era teknologi digital dunia masa depan
Indonesia
•
10 Jan 2021

Laporan sebut kualitas geokimia tanah China dalam kondisi baik
Indonesia
•
14 Jan 2023

Spanyol berencana ubah waduk jadi ‘baterai’ untuk penyimpanan energi surplus
Indonesia
•
03 Aug 2024

Great Barrier Reef memutih karena suhu laut semakin tinggi
Indonesia
•
19 Mar 2022
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
