
China luncurkan survei ilmiah di daerah aliran Sungai Kuning

Foto dari udara yang diabadikan pada 3 Juli 2023 ini menunjukkan para wisatawan menikmati pemandangan Air Terjun Hukou di Sungai Kuning, di daerah perbatasan antara Provinsi Shanxi di China utara dan Provinsi Shaanxi di China barat laut. (Xinhua/Zhang Lan)
Daerah aliran Sungai Kuning akan disurvei guna memperoleh data tentang latar belakang ekologis, geologis dan hidrologis, serta data latar belakang ekonomi dan sosial.
Beijing, China (Xinhua) – China memulai sebuah survei ilmiah komprehensif di daerah aliran Sungai Kuning, demikian dilaporkan surat kabar China Science Daily pada Selasa (25/7).Survei tersebut, yang dilakukan oleh Universitas Chang'an dan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences), bertujuan untuk menyediakan data ilmiah dan saran kebijakan demi mendukung pengembangan berkualitas tinggi di daerah aliran Sungai Kuning melalui penelitian sistematis tentang air, tanah, udara, dan biologi.Para peneliti dalam tim survei itu akan memperoleh data latar belakang ekologis, data latar belakang geologis dan hidrologis, data latar belakang ekonomi dan sosial, serta data latar belakang budaya di wilayah sepanjang aliran Sungai Kuning melalui berbagai sistem observasi modern dan metode teknis, urai surat kabar itu.Survei tersebut akan memberikan laporan dan saran kepada sejumlah badan administratif yang mencakup bidang-bidang seperti ekologi, hidrologi, geologi, geomorfologi, pencegahan bencana, transportasi, dan pariwisata.Tim survei itu terdiri dari tiga regu, yang dijadwalkan akan kembali ke Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut, pada 4 Agustus.Sungai Kuning dijuluki sebagai ‘sungai induk’ di China. Sejumlah upaya berkelanjutan telah diinvestasikan untuk perlindungan ekologi di sepanjang sungai tersebut dalam beberapa tahun terakhir, dengan Undang-Undang Perlindungan Sungai Kuning mulai berlaku pada 1 April 2023.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

445 makam berusia lebih dari 2.000 tahun ditemukan di China utara
Indonesia
•
29 May 2024

Tim arkeolog temukan bengkel pembuatan tembikar kuno di Shaanxi, China
Indonesia
•
19 Jan 2024

Detektor plasma, alat pemantau di stasiun luar angkasa China
Indonesia
•
26 Aug 2022

Ilmuwan sebut pembuangan tritium dari PLTN Fukushima ke laut bahayakan manusia
Indonesia
•
01 May 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
