Tim ilmuwan berhasil identifikasi enam genus baru bakteri Antarktika

Seorang anggota tim ekspedisi Antarktika China ke-41 melakukan penyesuaian di atas kapal riset pemecah es milik China, Xuelong 2, untuk melepaskan peralatan guna mengumpulkan sampel sedimen laut pada 9 Februari 2025. (Xinhua/Huang Taoming)
Ekosistem unik di kutub selatan dan utara, yang terbentuk oleh isolasi geografis jangka panjang, masih alami dan memiliki banyak galur mikrob baru.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti dari Institut Penelitian Kutub China (Polar Research Institute of China/PRIC) mengidentifikasi dan memublikasikan enam genus baru dan tujuh spesies baru bakteri Antarktika, demikian diumumkan oleh tim ekspedisi Antarktika China ke-41.Temuan tersebut dicapai melalui analisis sampel-sampel Antarktika yang dikumpulkan dalam beberapa pelayaran.PRIC berhasil melakukan standardisasi terhadap lebih dari 3.500 galur (strain) mikroorganisme kutub, dan menghimpun hampir 30.000 sampel dari 185 genus. Koleksi ekstensif ini memberikan landasan teoretis yang solid untuk eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya mikrob kutub baru di masa depan, ungkap tim ekspedisi itu.
Sebuah helikopter mengangkut suplai dari kapal riset pemecah es China Xuelong di Antarktika pada 7 Desember 2024. Dalam ekspedisi Antarktika China ke-41, kapal riset pemecah es Xuelong dan Xuelong 2, atau Snow Dragon dan Snow Dragon 2, melakukan operasi penurunan muatan di sekitar Stasiun Zhongshan, basis penelitian China di Antarktika. (Xinhua/Huang Taoming)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Teleskop baru Australia dapat fasilitasi komunikasi luar angkasa
Indonesia
•
09 Dec 2023

Studi ungkap vaksinasi atau ‘booster’ COVID-19 saat masa kehamilan lindungi bayi selama 6 bulan
Indonesia
•
15 Feb 2024

Tim ilmuwan China capai emisi gas rumah kaca net-negatif melalui katalisis elektrik
Indonesia
•
14 Jul 2025

Peneliti China rancang bahan baru untuk dinginkan ponsel cerdas
Indonesia
•
19 Mar 2022
Berita Terbaru

Stasiun Mohe, stasiun penerima data satelit paling utara di China
Indonesia
•
30 Jan 2026

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026
