
Peneliti rancang perangkat wearable untuk latihan jalan resistansi menyamping

Para peserta mengikuti acara jalan santai yang diadakan di sebuah taman hiburan setempat di Hohhot, ibu kota Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 2 Agustus 2020. (Xinhua/Bei He)
Eksoskeleton panggul yang diperkenalkan oleh para peneliti China dapat diaplikasikan pada latihan jalan resistansi menyamping dan meningkatkan aktivitas otot aduktor panggul.
Beijing, China (Xinhua) – Para peneliti China memperkenalkan sebuah eksoskeleton panggul baru, yang dapat memperkuat otot aduktor panggul dengan menerapkan torsi resistansi aktif saat berjalan menyamping.Latihan jalan resistansi menyamping adalah metode yang populer untuk latihan kebugaran dan pemulihan. Namun, metode-metode yang ada saat ini, seperti jalan menyamping menggunakan pita, tidak dapat secara aktif mengontrol intensitas latihan resistansi.Para peneliti dari Institut Teknologi Lanjutan Shenzhen di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences), Chinese University of Hong Kong, Universitas Jiao Tong Shanghai, dan Northeastern University merancang mekanisme hubungan spasial dari eksoskeleton panggul dan menciptakan sebuah purwarupa, serta membuat sebuah model dinamis sistem transmisi yang menghubungkan eksoskeleton dan tubuh manusia.Mereka mencapai peningkatan aktivasi otot pada gluteus medius dan tensor fascia latae dalam sebuah uji coba wearable, menurut artikel penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal IEEE/ASME Transactions on Mechatronics.Aktivitas otot dievaluasi pada 10 partisipan laki-laki yang dalam kondisi sehat dan berjalan menyamping dengan kecepatan satu langkah per detik. Aktivasi otot gluteus medius dan tensor fascia latae masing-masing meningkat sekitar enam kali dan 16 kali lipat, menurut laporan China Science Daily pada Rabu (11/10).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksoskeleton panggul yang diperkenalkan tersebut dapat diaplikasikan pada latihan jalan resistansi menyamping dan meningkatkan aktivitas otot aduktor panggul.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Material filter baru dikembangkan China untuk pengolahan air limbah bersalinitas tinggi
Indonesia
•
10 Jan 2025

Tim ilmuwan China ungkap mekanisme imun antitumor baru
Indonesia
•
28 Jun 2025

Transisi ‘net-zero’ dan perlindungan lingkungan jadi prioritas baru Australia di bidang sains dan penelitian
Indonesia
•
14 Aug 2024

Astronaut Shenzhou-18 akan jalankan 90 lebih eksperimen fisika dasar
Indonesia
•
25 Apr 2024


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026
