
China ungkap enam temuan arkeologi paling luar biasa pada 2022

Foto kombo ini menunjukkan peninggalan budaya yang ditemukan di situs peninggalan Hebosuo yang berasal dari Zaman Perunggu di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. Situs tersebut terdaftar sebagai salah satu penemuan arkeologi baru China pada 2022. (Xinhua)
Fosil tengkorak Homo erectus paling utuh dari zamannya ditemukan pada Desember 2022 di situs periode Paleolitikum Provinsi Hubei, China tengah.
Beijing, China (Xinhua) – Enam situs bersejarah yang berasal dari periode Paleolitikum paling awal terdaftar sebagai penemuan arkeologi baru China pada 2022 di sebuah forum yang digelar pada Rabu (22/2).Dari situs-situs yang ditemukan di enam daerah setingkat provinsi, dua situs di antaranya diyakini berasal dari periode Neolitikum dan satu situs dari Zaman Perunggu.
Foto tak bertanggal ini menunjukkan pecahan tembikar yang digali dari sebuah situs hominid kuno di Desa Zhaojiaxuyao, Kota Zibo, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Institut Penelitian Relik Budaya dan Arkeologi Provinsi Shandong)
Foto menunjukkan sebuah wadah tembikar yang ditemukan di situs reruntuhan bersejarah yang terletak di hilir Sungai Jialing, Kota Chongqing, China barat daya. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia rencanakan lebih dari 40 peluncuran luar angkasa pada 2024
Indonesia
•
21 Feb 2024

Bagian ini buat mata kucing bercahaya malam hari
Indonesia
•
15 Feb 2026

Terowongan bawah air pertama di Asia Selatan tandai penyelesaian parsial di Bangladesh
Indonesia
•
28 Nov 2022

Indonesia dan Korea Selatan luncurkan superkomputer HPC, perkuat kerja sama digital ASEAN
Indonesia
•
13 Mar 2025


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

Atasi tantangan daya tahan, ilmuwan di China lengkapi ‘drone’ dengan ‘jantung hidrogen’
Indonesia
•
12 May 2026

Sampel Chang'e-6 ungkap rahasia tumbukan asteroid di sistem Bumi-Bulan
Indonesia
•
12 May 2026
