
Fosil 200 juta tahun ungkap hubungan antara telur serangga dan predator

Ilustrasi ini menunjukkan telur-telur serangga yang disisipkan di dedaunan dimakan oleh serangga lainnya sekitar 200 juta tahun yang lalu. (Xinhua)
Fosil tumbuhan yang ditemukan oleh tim paleontologi dari Institut Paleontologi Universitas Yunnan menunjukkan bahwa serangga yang hidup sekitar 200 juta tahun yang lalu bertelur di dedaunan, dan serangga lainnya memangsa telur-telur itu.
Kunming, China (Xinhua) – Para ilmuwan berhasil mengungkap sebuah fenomena dari sejumlah fosil tumbuhan di China barat daya, yakni bahwa serangga yang hidup sekitar 200 juta tahun yang lalu bertelur di dedaunan, dan serangga lainnya memangsa telur-telur itu. Temuan mereka dipublikasikan secara daring dalam jurnal Current Biology pada Selasa (8/11).Perilaku oviposisi endofit, yang mengacu pada penyisipan telur ke dalam jaringan tumbuhan, mewakili strategi reproduksi tingkat tinggi yang dimiliki serangga. Proses ini terjadi dengan memanfaatkan alat bertelur khusus yang secara efektif melindungi telur melalui penyembunyian ke dalam jaringan tumbuhan.
Foto kombinasi tak bertanggal ini menunjukkan fosil-fosil telur serangga saat diamati menggunakan mikroskop. (Xinhua/Feng Zhuo)
Foto kombinasi tak bertanggal ini menunjukkan fosil-fosil tumbuhan tempat serangga bertelur. (Xinhua/Feng Zhuo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

MediaTek luncurkan ‘chipset’ andalan Dimensity 9300 untuk dukung AI
Indonesia
•
08 Nov 2023

Ilmuwan kembangkan sensor bioelektronik fleksibel untuk pantau jantung dan otak
Indonesia
•
03 Aug 2026

Ilmuwan: Hanya 37 persen panjang sungai di dunia mengalir alami
Indonesia
•
17 Feb 2021

Mengenal kuda Przewalski, spesies yang sempat punah di China dan kini didatangkan kembali
Indonesia
•
27 Sep 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
