
Wahana penjelajah Bulan berawak pertama China akan dikemudikan dua astronaut

Seorang pengunjung mengabadikan foto dari model wahana penjelajah (rover) Bulan berawak pada Konferensi Desain Industri Dunia (World Industrial Design Conference) 2020 di Yantai, Provinsi Shandong, China timur, pada 25 November 2020. (Xinhua/Sun Wentan)
Wahana penjelajah Bulan berawak pertama China akan memiliki fungsi seperti pengemudian dan pengendaraan berawak, pergerakan di permukaan Bulan, dukungan pemosisian serta bantuan keselamatan, yang dapat membantu astronaut dalam hal pergerakan, komunikasi, eksplorasi, dan sebagainya.
Beijing, China (Xinhua) – Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Senin (29/5) merilis pengumuman bahwa pihaknya akan mengumpulkan proposal untuk wahana penjelajah (rover) Bulan berawak pertama negara itu, yang akan dikemudikan oleh dua astronaut.China akan mendaratkan astronautnya di Bulan pada 2030, dan dua astronaut akan mengendarai wahana penjelajah Bulan untuk melakukan eksplorasi ilmiah selama misi tersebut, menurut pengumuman itu.Desain misi saat ini menunjukkan bahwa rover tersebut akan memiliki fungsi seperti pengemudian dan pengendaraan berawak, pergerakan di permukaan Bulan, dukungan pemosisian serta bantuan keselamatan, yang dapat membantu astronaut dalam hal pergerakan, komunikasi, eksplorasi, dan sebagainya, katanya.Guna mengumpulkan sumber daya berkualitas tinggi dari seluruh masyarakat, mengeksplorasi mode pengembangan komersial yang sesuai dan meningkatkan efisiensi, CMSA mengajak publik untuk mengirim proposal dan akan memilih tim terbaik untuk mengembangkan prototipe rover itu, tambahnya.Proposal tersebut harus mencakup demonstrasi persyaratan tugas, desain skema keseluruhan, teknologi kunci utama, desain keselamatan dan keandalan, proses pengembangan, jaminan kualitas dan jadwal, model bisnis, serta permintaan pendanaan.Program eksplorasi Bulan berawak China bertujuan menguasai sejumlah teknologi utama seperti perjalanan pulang pergi berawak Bumi-Bulan, tinggal dalam jangka pendek di permukaan Bulan, eksplorasi bersama manusia-robot, menyelesaikan sejumlah tugas pendaratan, menjelajahi Bulan, pengambilan sampel, penelitian dan kembali ke Bumi, serta membentuk sebuah kemampuan independen eksplorasi Bulan berawak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi resmikan pabrik ventilator dalam negeri pertama
Indonesia
•
10 Jun 2021

Satelit Tiandu China lakukan transmisi Bumi-Bulan dan percobaan penentuan rute
Indonesia
•
16 Apr 2024

Tim peneliti Australia kembangkan kulit manusia buatan lab yang punya sistem peredaran darah
Indonesia
•
23 Aug 2025

COVID-19 – Vaksin Merah Putih uji klinis pada manusia pada triwulan I 2021
Indonesia
•
12 Oct 2020


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
