
Gencatan senjata baru sehari, militer Israel: Kami siap kembali berperang di Lebanon!

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan Eyal Zamir (kedua dari kanan), panglima militer Israel, di Jalur Gaza. (IDF/Handout via Xinhua)
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Panglima militer Israel, Eyal Zamir, pada Ahad (21/6) mengatakan bahwa gencatan senjata yang diumumkan di Lebanon sehari sebelumnya bersifat "rapuh," demikian menurut pernyataan dari Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF).
Saat melakukan penilaian situasi bersama para komandan senior dari unit-unit yang beroperasi di Lebanon selatan, Zamir menyatakan bahwa militer harus mempertahankan tingkat kesiapsiagaan yang tinggi untuk dimulainya kembali operasi tempur dan menetralisasi ancaman.
Dia menambahkan bahwa militer Israel terus bertempur, dan tujuannya tetap untuk melindungi komunitas-komunitas di Israel utara.
"Kami berada di tengah operasi di berbagai front dan terus bertahan dari Hizbullah," tambahnya.
Zamir mengeklaim bahwa Hizbullah telah mengalami pukulan berat dan signifikan serta berada dalam "posisi yang sangat sulit," sembari mencatat bahwa dalam dua hari terakhir, militer Israel telah menetralisasi jajaran komando tingkat menengah yang signifikan di sejumlah unit Hizbullah.
Jumlah korban tewas kumulatif akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 4.057 orang, dengan 12.121 orang terluka, menurut Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Lebanon pada Sabtu (20/6).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bulgaria secara parsial resmi jadi anggota zona Schengen
Indonesia
•
02 Apr 2024

Trump desak Iran hentikan serangan rudal ke Israel dan kembali ke meja perundingan
Indonesia
•
08 Jun 2026

KTT G7 akan bahas krisis geopolitik di tengah meningkatnya perpecahan
Indonesia
•
15 Jun 2026

COP29 capai paket kesepakatan iklim global
Indonesia
•
26 Nov 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
