Helikopter Apache Boeing capai 5 juta jam terbang

Sebuah helikopter Apache terlihat dalam acara Wings Over Houston Air Show ke-30 di bandara Ellington di Houston, Amerika Serikat, pada 1 November 2014. (Xinhua/Zhang Yongxing)
Helikopter serbu AH-64 Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat, yang dibuat oleh Boeing di Arizona, secara resmi telah mencatatkan lima juta jam terbang, yang setara dengan terbang nonstop selama lebih dari 208.333 hari, atau 570 tahun sembilan bulan.
San Francisco, AS (Xinhua) – Boeing pada Kamis (2/3) mengumumkan bahwa helikopter serbu AH-64 Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), yang dibuat oleh perusahaan itu di Arizona, secara resmi telah mencatatkan lima juta jam terbang.Pencapaian tersebut setara dengan terbang nonstop selama lebih dari 208.333 hari, atau 570 tahun sembilan bulan, kata perusahaan itu.Sejak 1984 ketika AH-64 pertama kali mengudara, Angkatan Darat AS telah mengoperasikan Apache model A, D, dan E. Saat ini, Angkatan Darat AS mengoperasikan Apache model D serta AH-64E Apache, menurut Boeing.Boeing mengatakan pihaknya sedang memutakhirkan model E ke Version 6.5, yang akan mencakup pembaruan perangkat lunak, serta mengintegrasikan mesin turbin baru Angkatan Darat AS yang telah ditingkatkan.Selain itu, Boeing mengumumkan Modernisasi Apache pada Oktober 2022 lalu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China luncurkan satelit baru dengan cetak rekor efisiensi peluncuran
Indonesia
•
09 Sep 2023

Ilmuwan China dukung pembangunan pembangkit listrik penyimpanan energi gua garam
Indonesia
•
11 Jan 2025

NASA dan SpaceX luncurkan misi berawak keenam ke stasiun luar angkasa
Indonesia
•
03 Mar 2023

Ilmuwan temukan cara baru gunakan sel untuk cegah kanker
Indonesia
•
17 Mar 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
