Kelompok Houthi Yaman serang kapal induk AS di tengah rangkaian serangan udara baru AS

Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel ini menunjukkan asap membubung tinggi pascaserangan udara di Sanaa, Yaman, pada 15 Maret 2025. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Houthi Yaman melancarkan serangan kedua yang menargetkan sebuah kapal induk Amerika Serikat di Laut Merah bagian utara setelah militer AS melancarkan rangkaian serangan udara baru terhadap target-target kelompok tersebut.
Sanaa, Yaman (Xinhua/Indonesia Window) – Juru bicara militer Houthi Yaman mengatakan pada Senin (17/3) bahwa kelompoknya telah melancarkan serangan kedua yang menargetkan sebuah kapal induk Amerika Serikat (AS) di Laut Merah bagian utara setelah militer AS melancarkan rangkaian serangan udara baru terhadap target-target Houthi."Merespons agresi Amerika yang terus berlanjut terhadap negara kami... pasukan kami menargetkan, untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari 24 jam, kapal induk AS USS Harry Truman di Laut Merah bagian utara dengan rudal balistik dan rudal jelajah serta drone," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, dalam sebuah pernyataan pada Senin pagi waktu setempat tersebut yang ditayangkan oleh TV al-Masirah yang dikelola Houthi."Dengan beberapa serangan roket dan drone, angkatan bersenjata kami juga berhasil menggagalkan serangan musuh yang sedang dipersiapkan akan diluncurkan ke negara kami, sehingga pesawat-pesawat tempur musuh tersebut terpaksa kembali," kata Sarea.Sarea juga bersumpah akan memperluas serangan hingga ke semua kapal angkatan laut dan kapal komersial AS di kawasan tersebut jika serangan udara AS terus berlanjut.Sementara itu, Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial X bahwa operasinya terhadap kelompok Houthi terus berlanjut, mengacu pada serangkaian serangan udara baru terhadap target-target Houthi.TV al-Masirah milik Houthi melaporkan bahwa serangan udara AS pada Senin itu menargetkan sebuah pabrik pemintalan kapas di Distrik Zabid, sebelah selatan Provinsi Hodeidah, Yaman barat, dan sebuah gedung kegubernuran di Provinsi Al-Jawf, Yaman timur laut. Belum ada laporan mengenai korban jiwa.Kementerian kesehatan yang dikelola Houthi di Sanaa mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara AS telah bertambah menjadi 53 orang, termasuk lima anak-anak dan dua wanita, dengan 98 orang lainnya terluka. Operasi penyelamatan sedang berlangsung untuk mencari korban lain yang terjebak di bawah reruntuhan.Serangan udara AS dimulai pada Sabtu (15/3) malam waktu setempat setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah untuk melanjutkan serangan udara hingga Houthi berhenti menyerang kapal dan jalur pelayaran internasional.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Komentar Xinhua: Gunakan hak veto resolusi gencatan senjata di Gaza, AS halangi perdamaian
Indonesia
•
10 Dec 2023

Isu sumber pendapatan masyarakat jadi agenda utama PM baru Selandia Baru
Indonesia
•
26 Jan 2023

Seorang wanita di China dijatuhi hukuman mati atas perdagangan 17 anak
Indonesia
•
26 Oct 2024

China luncurkan rencana aksi penyempurnaan infrastruktur lingkungan yang komprehensif
Indonesia
•
27 Aug 2023
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Penyelidikan pidana federal AS terhadap Ketua The Fed Jerome Powell terus bergulir
Indonesia
•
30 Jan 2026

Makin panas dengan AS, militer Iran integrasikan 1.000 ‘drone’ tempur
Indonesia
•
30 Jan 2026

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026
