
Ilmuwan China temukan ‘nanosheet’ untuk basmi mikroba anaerobik

Seorang pekerja memegang rantai berkarat di sebuah tempat pembongkaran kapal di Cilincing, Provinsi DKI Jakarta, pada 13 Februari 2020. Korosi yang disebabkan oleh mikroba di lingkungan laut menimbulkan tantangan serius bagi ekonomi dan keselamatan. (Xinhua/Agung Kuncahya B.)
Korosi di China yang disebabkan oleh mikroba di lingkungan laut menimbulkan kerugian lebih dari 700 miliar yuan (1.510 triliun rupiah) per tahun.
Beijing, China (Xinhua) – Para ilmuwan China baru-baru ini menemukan material nano baru yang memungkinkan ekstraksi lipid dari membran sel mikroba anaerobik, yang kemudian secara efisien membasmi mikroba anaerobik.Korosi yang disebabkan oleh mikroba di lingkungan laut menimbulkan tantangan serius bagi ekonomi dan keselamatan. Korosi laut di China diperkirakan telah menimbulkan kerugian lebih dari 700 miliar yuan (1.510 triliun rupiah) per tahun. Bagi banyak orang, bakteri anaerobik yang tersebar luas di lingkungan anoksik dianggap sebagai penyebab korosi material logam.Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Hazardous Materials itu mengungkapkan bahwa nanosheet yang terbuat dari molibdenum disulfida (molybdenum disulfide/MoS2) dapat memotong membran sel mikroba anaerobik dan mengekstrak lipid, yang mengakibatkan kematian mikroba. Nanosheet merupakan material berbentuk lembaran dengan ketebalan kurang dari 100 nanometer.Para ilmuwan dari Institut Oseanologi yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China menemukan bahwa kombinasi kerusakan fisik dan oksidasi kimia memastikan sterilisasi nanosheet MoS2 yang efisien dan stabil terhadap bakteri anaerobik.Menurut studi tersebut, penelitian ini menyoroti analisis biologis, mekanisme antibakteri, terapi kanker, dan pencegahan korosi yang dipengaruhi mikrobiologis.*1 yuan = 2.149 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pameran teknologi Jerman soroti keberlanjutan pada elektronik konsumen
Indonesia
•
06 Sep 2023

Studi baru ungkap hubungan keterbatasan air pada fotosintesis hutan
Indonesia
•
08 Mar 2023

SpaceX akan lakukan uji terbang ketiga Starship pekan ini
Indonesia
•
15 Mar 2024

COVID-19 – Mutasi virus baru tidak sebabkan penyakit yang lebih parah
Indonesia
•
29 Jan 2021


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
