
PLTN generasi ke-4 pertama di dunia mulai beroperasi secara komersial di China

Foto dari udara yang diabadikan pada 19 September 2023 ini memperlihatkan bagian dari pembangkit listrik fotovoltaik terapung Xinghuo di Ladang Minyak Daqing yang dikelola oleh PetroChina di Daqing, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua/Wang Jianwei)
PLTN generasi keempat pertama di dunia, PLTN dengan reaktor berpendingin gas suhu tinggi (high temperature gas-cooled reactor/HTGR) Shidaowan milik China, resmi beroperasi secara komersial.
Beijing, China (Xinhua) – Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) generasi keempat pertama di dunia, PLTN dengan reaktor berpendingin gas suhu tinggi (high temperature gas-cooled reactor/HTGR) Shidaowan milik China, resmi beroperasi secara komersial, menurut Administrasi Energi Nasional China dan China Huaneng Group pada Rabu (6/12).Berlokasi di Provinsi Shandong, proyek itu dikembangkan bersama oleh China Huaneng Group, Universitas Tsinghua, dan China National Nuclear Corporation. China memegang hak kekayaan intelektual yang sepenuhnya independen untuk PLTN generasi ke-4 tersebut.HTGR merupakan jenis reaktor canggih yang menggunakan teknologi PLTN generasi keempat, dan merupakan arah pengembangan utama PLTN, kata Zhang Zuoyi, kepala perancang program utama PLTN HTGR dan dekan institut energi nuklir dan teknologi energi baru di Universitas Tsinghua.Dengan "keselamatan" sebagai elemen kunci, reaktor ini dapat mempertahankan kondisi aman dan mencegah terjadinya kecelakaan reaktor nuklir atau kebocoran bahan radioaktif. Kemampuan ini dapat bertahan bahkan ketika kapasitas pendinginan benar-benar hilang, tanpa tindakan intervensi apa pun, tambah Zhang.Lebih dari 500 perusahaan yang bergerak di bidang desain dan pengembangan, konstruksi teknik, manufaktur peralatan, produksi dan operasi terlibat dalam proyek ini. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) peralatan PLTN ini mencapai lebih dari 90 persen, kata Zhang Yanxu, penanggung jawab proyek tersebut.Pengoperasian komersial PLTN ini memiliki signifikansi besar dalam meningkatkan keselamatan, serta kapabilitas ilmiah, teknologi, maupun inovasi dari pengembangan PLTN di China, katanya.Pembangunan PLTN HTGR Shidaowan dimulai pada Desember 2012, dan mulai menghasilkan listrik untuk pertama kalinya pada Desember 2021.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Keanekaragaman pohon berikan ketahanan lebih kuat terhadap kekeringan
Indonesia
•
24 Sep 2022

Boeing mulai produksi helikopter MH-139A Grey Wolf
Indonesia
•
08 Mar 2023

Fosil panda raksasa kembali ditemukan di gua terpanjang di Asia
Indonesia
•
10 Dec 2024

Wahana penjelajah Mars NASA mulai ekspedisi baru di lokasi yang berbeda
Indonesia
•
14 Dec 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
