
Ilmuwan China raih penghargaan internasional di bidang fisika materi terkondensasi

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2017 ini menunjukkan Xue Qikun sedang berbincang dengan para mahasiswa dari sebuah tim peneliti di Universitas Tsinghua. (Xinhua)
Ilmuwan China Xue Qikun memenangkan Oliver E. Buckley Condensed Matter Physics Prize 2024, sebuah penghargaan internasional yang memberikan pengakuan untuk kontribusi luar biasa pada bidang fisika materi terkondensasi.
Beijing, China (Xinhua) – Ilmuwan China Xue Qikun memenangkan Oliver E. Buckley Condensed Matter Physics Prize 2024, sebuah penghargaan internasional yang memberikan pengakuan untuk kontribusi luar biasa pada bidang fisika materi terkondensasi, demikian menurut American Physical Society.Xue, seorang akademisi di Akademi Ilmu Pengetahuan China, dan Ashvin Vishwanath, seorang profesor di Universitas Harvard, bersama-sama memenangkan penghargaan atas studi teoretis dan eksperimental rintisan mereka mengenai sifat elektronik kolektif dari material yang mencerminkan aspek topologi dari struktur pita material tersebut.Penghargaan ini diakui sebagai penghormatan internasional tertinggi di bidang fisika materi terkondensasi. Sebagai pemenang China pertama untuk penghargaan tersebut, Xue sangat dihormati oleh komunitas fisika internasional atas kontribusinya pada bidang insulator topologi dan karyanya pada efek Hall anomali kuantum.Dia juga seorang profesor di Universitas Tsinghua sekaligus presiden di Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Selatan (Southern University of Science and Technology). Dia dan timnya menjadi yang pertama yang mengamati efek Hall anomali kuantum secara eksperimental pada 2012, dan mereka memublikasikan temuan mereka di jurnal Science pada 2013.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fosil tulang paha tyrannosaurus terpanjang di Asia ditemukan di China timur
Indonesia
•
26 Aug 2025

Peneliti di Australia temukan cara baru untuk targetkan sel kanker darah agresif
Indonesia
•
21 Nov 2025

China berhasil kumpulkan 530.000 lebih sumber daya plasma nutfah pertanian
Indonesia
•
20 Mar 2024

Pengembangan kerangka logam-organik menangkan Nobel Kimia 2025
Indonesia
•
09 Oct 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
