
Inggris tidak akan bergabung dalam "serangan ofensif" AS dan Israel terhadap Iran

Orang-orang mengibarkan bendera nasional Iran di depan Big Ben dalam aksi protes menentang serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Parliament Square di pusat kota London, Inggris, pada 28 Februari 2026. (Xinhua/Li Ying)
Inggris tidak akan bergabung dalam "serangan ofensif" Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Inggris tidak akan bergabung dalam "serangan ofensif" Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Senin (2/3).
Berbicara di hadapan parlemen Inggris, Starmer mengatakan pengambilan keputusan seperti itu memerlukan "dasar hukum untuk apa yang dilakukan Inggris" serta "rencana yang matang dan dapat dijalankan."
Dia mengatakan prinsip inilah yang dia terapkan atas keputusan untuk tidak terlibat dalam "serangan ofensif" AS dan Israel terhadap Iran. Starmer menambahkan, "Pemerintahan ini tidak meyakini perubahan rezim dapat dilakukan melalui (serangan) udara."
"Presiden Trump menyatakan ketidaksetujuannya atas keputusan kami untuk tidak terlibat dalam serangan awal, tetapi tugas saya adalah menilai apa yang menjadi kepentingan nasional Inggris," ujar PM Inggris itu.
Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya "sangat kecewa" kepada Starmer karena menghalanginya menggunakan pangkalan militer di Diego Garcia untuk melancarkan serangan terhadap Iran, ungkap sejumlah laporan media Inggris pada Senin.
Penolakan Inggris sebelumnya yang tidak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan tersebut belum pernah "terjadi sebelumnya antara kedua negara," ujar Trump.
Dalam sebuah pernyataan pada Ahad (1/3) malam waktu setempat, Starmer menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan itu untuk "tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas." Namun, Trump menilai Starmer "terlalu lama" dalam mengubah keputusannya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China umumkan pembatasan visa bagi personel AS atas intervensi urusan Hong Kong
Indonesia
•
11 Dec 2024

Negara-Negara Baltik berencana buka wilayah udara bagi ‘drone’ Ukraina, Rusia geram
Indonesia
•
07 Apr 2026

Joe Biden dilantik sebagai Presiden AS ke-46
Indonesia
•
21 Jan 2021

Arab Saudi tangkap 3,9 juta WNA bermasalah
Indonesia
•
06 Oct 2019


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
