
China bangun jaringan listrik pintar digital tingkat provinsi pertama

Sebuah kendaraan inspeksi milik State Grid Wuxi Power Supply Company terlihat dalam World Internet of Things (IoT) Exposition 2023 di Wuxi, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 20 Oktober 2023. (Xinhua/He Leijing)
Jaringan listrik pintar digital dapat secara otomatis menghasilkan jalur konstruksi jaringan yang optimal, mengurangi siklus perencanaan jaringan hingga 60 persen, sehingga memungkinkan lebih banyak energi ramah lingkungan yang dapat dihubungkan ke jaringan secepatnya.
Nanjing, China (Xinhua) – Jaringan listrik pintar digital tingkat provinsi pertama yang telah dibangun di Provinsi Jiangsu, China timur, mengintegrasikan lebih dari satu triliun data tenaga listrik untuk pertama kalinya, ungkap State Grid cabang setempat pada Kamis (11/1).Menurut State Grid Jiangsu Electric Power Co, Ltd., proyek tersebut merupakan jaringan listrik virtual yang dibangun di ruang digital menggunakan teknologi-teknologi canggih, seperti internet industri, Sistem Satelit Navigasi BeiDou, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).Menyediakan wawasan waktu nyata (real-time) tentang status operasional jaringan listrik, jaringan listrik digital tersebut dapat sangat meningkatkan efisiensi operasi sistem tenaga listrik. Jaringan itu juga menawarkan pemantauan berpresisi terhadap status operasional pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, termasuk tenaga bayu dan surya, tiang-tiang pengisian daya, serta sistem penyimpanan energi.Menggunakan banyak sensor dan pengendali, sistem tersebut dapat secara dinamis memantau status operasional jaringan listrik yang mencakup area seluas 100.000 kilometer persegi, ujar Wei Lei, wakil direktur di State Grid Jiangsu.Berdasarkan kondisi dan tren yang melibatkan kapasitas terpasang energi baru, jaringan pintar ini dapat secara otomatis menghasilkan jalur konstruksi jaringan yang optimal, mengurangi siklus perencanaan jaringan hingga 60 persen, sehingga memungkinkan lebih banyak energi ramah lingkungan yang dapat dihubungkan ke jaringan secepatnya.Selain itu, jaringan pintar digital ini juga dapat secara otomatis menentukan lokasi kegagalan daya dengan menganalisis anomali-anomali halus dalam data konsumsi daya. Selanjutnya, jaringan tersebut memulai panduan jarak jauh berdasarkan program pemeliharaan pintar, yang membantu memulihkan catu daya regional dengan cepat.Sebagai sebuah proyek percontohan yang penting bagi pembangunan sistem tenaga listrik baru, jaringan listrik pintar digital ini akan memperluas interaksinya dengan sistem lain guna memberikan solusi-solusi baru untuk pembangunan kota pintar, tutur Wei.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian: amandemen belerang dapat kurangi kontaminasi tanah
Indonesia
•
10 Aug 2021

Kota Shenzhen di China miliki lebih banyak ‘supercharger’ daripada SPBU
Indonesia
•
08 May 2024

Degradasi hutan hujan tropis ancam dunia
Indonesia
•
29 Oct 2021

Tim peneliti China temukan elektrode saraf baru untuk pengobatan strok
Indonesia
•
06 Dec 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
