
Tim ilmuwan China kembangkan superkonduktor nikelat suhu tinggi pada tekanan ruang

Seorang pengunjung memotret sebuah model komputer kuantum superkonduktor Origin Wukong dalam ajang Konvensi Manufaktur Dunia (World Manufacturing Convention) 2024 di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 20 September 2024. (Xinhua/Huang Bohan)
Jenis superkonduktor suhu tinggi baru pada tekanan ruang berhasil dikembangkan oleh para ilmuwan China, menorehkan sebuah terobosan dalam penelitian superkonduktivitas.
Shenzhen, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah tim peneliti gabungan dari Southern University of Science and Technology (SUSTech) dan sejumlah institusi China lainnya berhasil mengembangkan jenis superkonduktor suhu tinggi baru pada tekanan ruang, menorehkan sebuah terobosan dalam penelitian superkonduktivitas.Menurut sebuah makalah penelitian yang diterbitkan pada Selasa (18/2) di jurnal Nature, tim yang terdiri atas para peneliti dari SUSTech, Pusat Sains Kuantum Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau, dan Universitas Tsinghua melaporkan superkonduktivitas nikelat dalam tekanan ruang, dengan suhu transisi awal yang melebihi 40 K, atau sekitar minus 233 derajat Celsius, serta adanya bukti pasti tentang hambatan listrik nol dan pengusiran medan magnet.Temuan ini menyatakan bahan nikelat sebagai superkonduktor suhu tinggi kelas ketiga, menyusul sistem berbasis cuprate dan besi, yang mampu beroperasi dalam kondisi ruang. Penelitian tersebut juga menyingkap teka-teki mekanisme superkonduktivitas suhu tinggi.Penelitian-penelitian awal pada 2019 menunjukkan superkonduktivitas pada film nikelat lapisan tak terbatas, meski pada suhu yang jauh lebih rendah dari 40 K. Sebuah penelitian pada 2023, yang dipimpin oleh tim ilmuwan China, mencapai superkonduktivitas pada nikelat dwilapis pada tekanan melebihi 100.000 atmosfer.Mencapai superkonduktivitas suhu tinggi dalam kondisi ruang secara khusus menjadi tujuan utama para peneliti di seluruh dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian: Metana dari kebocoran pipa Nord Stream berpotensi ancam ekosistem
Indonesia
•
12 Dec 2022

Peneliti Rusia kembangkan implan tulang belakang yang fleksibel dari titanium
Indonesia
•
21 Feb 2026

Ilmuwan China temukan ‘efek roket’ yang dorong pergerakan bongkahan batu di permukaan komet
Indonesia
•
20 Feb 2025

China rampungkan uji pengapian untuk mesin propelan cair berdaya dorong tinggi
Indonesia
•
01 May 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
