
Kosmonaut Rusia rampungkan ‘spacewalk’ selama 7 jam

Dua kosmonaut Rusia merampungkan aktivitas di luar wahana antariksa atau spacewalk kedua mereka tahun ini dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Kamis (4/5/2023). (Roscosmos)
Kosmonaut Rusia, Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin, keluar dari modul Poisk pada Rabu (3/5) pukul 23.00 waktu Moskow (atau Kamis pukul 03.00 WIB) dan memulai aktivitas di luar wahana antariksa.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Dua kosmonaut Rusia merampungkan aktivitas di luar wahana antariksa atau spacewalk kedua mereka tahun ini dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Kamis (4/5), menurut siaran langsung dari perusahaan antariksa Rusia, Roscosmos.Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin keluar dari modul Poisk pada Rabu (3/5) pukul 23.00 waktu Moskow (atau Kamis pukul 03.00 WIB) dan memulai aktivitas di luar wahana antariksa.Tugas utama dalam spacewalk selama 7 jam 11 menit itu adalah memindahkan ruang airlock dari modul Rassvet ke modul Nauka menggunakan sebuah lengan robotik yang dikendalikan oleh kosmonaut Rusia lainnya, Andrei Fedyaev, yang berada di dalam ISS.Para kosmonaut itu menghadapi beberapa kesulitan saat coba menghubungkan ruang tersebut ke Nauka akibat ketidaksejajaran unit penambatan (docking). Namun, mereka berhasil mengatasi masalah itu dengan bantuan para spesialis dari Bumi dan sukses menyelesaikan misi mereka.Modul laboratorium multifungsi Nauka diluncurkan pada Juli tahun lalu dan menjadi fasilitas penelitian terbesar dan tercanggih Rusia di pos terdepan orbital.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China bangun stasiun Bumi komunikasi laser untuk transmisi data satelit skala besar
Indonesia
•
18 Sep 2024

Kerja sama teknologi hijau hadirkan manfaat bagi negara-negara mitra BRI
Indonesia
•
10 Nov 2023

Para ahli paleontologi temukan fosil owa tertua di China barat daya
Indonesia
•
30 Sep 2022

China umumkan rencana misi eksplorasi ‘deep space’ baru
Indonesia
•
30 Jun 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
