
Landasan peluncuran satelit di China barat laut rampungkan misi ke-100

Roket Long March-4B yang mengangkut satelit Fengyun-3 07 lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 16 April 2023. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Landasan peluncuran satelit China di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut telah mengirimkan lebih dari 190 satelit ke orbit yang telah direncanakan, termasuk satelit penjelajah materi gelap Wukong dan satelit ilmu pengetahuan kuantum Mozi.
Jiuquan, China (Xinhua) – Sebuah landasan peluncuran di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut merampungkan misi ke-100, menyusul peluncuran roket Long March-4B yang mengirimkan satelit meteorologis baru ke luar angkasa pada Ahad (16/4).Landasan peluncuran yang resmi beroperasi pada Mei 2003 itu merupakan landasan peluncuran pertama China yang menggunakan beton bertulang sebagai struktur utamanya.Dalam 20 tahun terakhir, jumlah misi yang telah dilaksanakan di landasan peluncuran tersebut meningkat menjadi lebih dari 10 per tahunnya, ujar He Pengju, seorang ahli yang bekerja di pusat peluncuran tersebut.Proses pengujian dan efisiensi pemulihan pascapeluncuran terus dioptimalkan, kata He.Sejauh ini, landasan peluncuran itu telah mengirimkan lebih dari 190 satelit ke orbit yang telah direncanakan, termasuk satelit penjelajah materi gelap Wukong dan satelit ilmu pengetahuan kuantum Mozi.Hari Antariksa China
Dengan pesatnya perkembangan sektor antariksa China, serangkaian aktivitas, termasuk konferensi akademik dan pameran sains, akan digelar untuk merayakan Hari Antariksa China (Space Day of China), yang jatuh pada 24 April, demikian diumumkan oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Selasa (18/4).Aktivitas tersebut meliputi Konferensi Luar Angkasa China (China Space Conference), Konferensi Eksplorasi Luar Angkasa Dalam Internasional (International Deep Space Exploration Conference), dan Forum Seni dan Budaya Luar Angkasa China (China Space Culture and Art Forum), serta serangkaian pameran tentang popularisasi ilmu antariksa, dan sebagainya, ungkap Lyu Bo, wakil direktur Departemen Rekayasa Sistem CNSA, dalam konferensi pers.
Para siswa Sekolah Dasar Zhuhelu mengikuti aktivitas yang mengusung tema "mempelajari pengetahuan antariksa, menghidupkan impian antariksa" di Distrik Hanshan, Handan, Provinsi Hebei, China utara, pada 24 April 2019. (Xinhua/Wang Hongchao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Eksperimen 7 hari di luar angkasa bisa membantu jutaan penderita ‘fatty liver’
Indonesia
•
09 Jun 2026

China akan pasang teleskop optik baru di dataran tinggi Pamir
Indonesia
•
27 Feb 2023

Jumlah karang di Great Barrier Reef Australia turun drastis di tengah meningkatnya tekanan iklim
Indonesia
•
07 Aug 2025

Peneliti identifikasi 275 juta varian genetik baru
Indonesia
•
21 Feb 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
