
Lebanon kecam "ancaman" Israel terhadap sejumlah rumah sakit di wilayah selatan

Seorang petugas penyelamat memeriksa bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Kota Jbaa, Lebanon selatan, pada 4 Desember 2025. (Xinhua/Ali Hashisho)
Manajemen Rumah Sakit Martir Salah Ghandour di Bint Jbeil, sebuah kota di Lebanon selatan, menyatakan mereka menerima ancaman melalui selebaran yang diduga disebarkan oleh pasukan Israel.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Kesehatan Lebanon pada Ahad (1/2) mengecam "ancaman" Israel terhadap sejumlah rumah sakit di wilayah selatan negara tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu menyatakan ancaman tersebut menimbulkan bahaya langsung bagi nyawa warga sipil dan tim medis. Pihak kementerian juga menambahkan fasilitas kesehatan merupakan institusi kemanusiaan yang berhak mendapatkan perlindungan di bawah hukum internasional "sepanjang waktu."
"Setiap serangan atau ancaman terhadap fasilitas medis ... merupakan kejahatan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun," kata kementerian tersebut, sembari meminta komunitas internasional turun tangan untuk melindungi sistem perawatan kesehatan Lebanon.
Pernyataan itu muncul setelah laporan dari manajemen Rumah Sakit Martir Salah Ghandour di Bint Jbeil, sebuah kota di Lebanon selatan, yang menyatakan mereka menerima ancaman melalui selebaran yang diduga disebarkan oleh pasukan Israel.
Manajemen rumah sakit menolak tuduhan yang tercantum dalam selebaran itu, menyebutnya sebagai "klaim palsu" yang bertujuan menebar ketakutan. Fasilitas yang telah beroperasi sejak tahun 2000 tersebut menyatakan tetap berkomitmen pada misi kemanusiaannya meski menghadapi tekanan.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari Israel soal tuduhan Lebanon itu.
Israel sering menuduh kelompok-kelompok bersenjata menggunakan infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, untuk tujuan militer, klaim yang berulang kali dibantah oleh otoritas kesehatan dan manajemen rumah sakit Lebanon.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China tolak penggunaan kekuatan dan sanksi ilegal untuk selesaikan isu nuklir Iran
Indonesia
•
16 Mar 2025

Pemimpin Greenland tolak ide Trump kirim kapal rumah sakit AS
Indonesia
•
23 Feb 2026

Jubir Kemenlu China: Penyelesaian isu di perbatasan China-India jadi kepentingan kedua pihak
Indonesia
•
15 Mar 2024

Kremlin: Rusia tetap siap lakukan pembicaraan dengan Ukraina
Indonesia
•
06 Dec 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
