
Tim peneliti China kembangkan metode baru untuk daur ulang pewarna dari air limbah

Foto ini menunjukkan air setelah merendam pewarna selama tiga hari di Desa Wuying di perbatasan antara Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, dan Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 31 Agustus 2023. (Xinhua/Hu Xingyu)
Metode daur ulang pewarna dari air limbah dilakukan dengan memanfaatkan partikel heterostruktur hidrofilik-hidrofobik (hydrophilic-hydrophobic heterostructure particles/HL-HBP), yang dapat terdispersi dalam air dan pelarut organik, seperti etanol dan oktana, sehingga menciptakan kondisi yang sesuai untuk mendapatkan kembali pewarna organik dari air limbah secara efisien.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China telah mengembangkan sebuah metode baru untuk memisahkan dan mendapatkan kembali pewarna dari air limbah yang mengandung pewarna organik dengan memanfaatkan partikel heterostruktur hidrofilik-hidrofobik (hydrophilic-hydrophobic heterostructure particles/HL-HBP), dan temuan mereka itu memiliki potensi aplikasi industri dan lingkungan yang sangat besar.Sebuah tim peneliti dari Institut Teknik Fisika dan Kimia Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) mengembangkan metode baru tersebut dan memublikasikan hasil penelitian mereka dalam jurnal Nature Communications."Pewarna organik banyak digunakan dalam industri, penelitian ilmiah, dan kehidupan sehari-hari. Beberapa pewarna organik yang digunakan dibuang menjadi air limbah, sehingga mengakibatkan pencemaran air," ujar Wang Shutao, penulis korespondensi (corresponding author) artikel tersebut.Song Yongyang, penulis pertama dalam penelitian ini, mengatakan bahwa HL-HBP dapat terdispersi dalam air dan pelarut organik, seperti etanol dan oktana, sehingga menciptakan kondisi yang sesuai untuk mendapatkan kembali pewarna organik dari air limbah secara efisien.Menurut penelitian itu, HL-HBP secara efisien dapat menyerap pewarna organik dari air limbah dan melepaskan pewarna tersebut ke dalam pelarut organik dalam hitungan detik.Metode daur ulang pewarna dari air limbah ini memiliki prospek aplikasi yang luas di bidang pengolahan polutan lingkungan, upaya mendapatkan kembali dan memanfaatkan sumber daya, serta deteksi biomolekuler, tutur Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Jutaan siswa China kini belajar dengan AI, tetapi tetap pilih percaya pada guru
Indonesia
•
06 Jun 2026

SpaceX kembali luncurkan 56 satelit internet Starlink ke luar angkasa
Indonesia
•
05 Jul 2023

Tim peneliti China rancang sistem AI-Chemist untuk fasilitasi eksperimen kimia
Indonesia
•
20 Oct 2022

Peneliti China kembangkan robot bedah mata otonomos
Indonesia
•
21 Jan 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
