
TEPCO berhasil ekstraksi sampel puing-puing bahan bakar dari PLTN Fukushima

Foto yang diabadikan pada 6 Maret 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi di Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
TEPCO berharap sejumlah puing yang berhasil diambil dari bahan bakar yang meleleh dari salah satu reaktor yang rusak dapat memberikan data yang berharga untuk pengangkatan dalam skala besar.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO), operator pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang lumpuh di Jepang, pada Kamis (7/11) mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengambil sejumlah kecil bahan bakar yang meleleh dari salah satu reaktor yang rusak.TEPCO mengatakan bahwa sejumlah bahan bakar yang meleleh berhasil diekstraksi dari dasar wadah penampungan reaktor No. 2 dengan menggunakan sebuah alat pencapit yang terpasang di ujung perangkat teleskopik.Sampel tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk diangkut sebelum dikirim untuk dianalisis di fasilitas Badan Tenaga Atom Jepang di Prefektur Ibaraki yang lokasinya berdekatan, tambah perusahaan itu.Ini adalah kali pertama TEPCO mengambil bahan bakar yang meleleh dari salah satu reaktor di PLTN Fukushima. Diperkirakan sebanyak 880 ton puing-puing bahan bakar masih tersisa di reaktor No. 1, 2, dan 3 yang hancur saat bencana nuklir pada 2011.TEPCO saat ini sedang dalam proses penonaktifan PLTN tersebut, yang akan berlangsung selama beberapa dekade. PLTN tersebut mengalami peleburan (meltdown) inti dan melepaskan radiasi setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 9,0 dan diterjang tsunami pada 11 Maret 2011. Peristiwa itu mengakibatkan kecelakaan nuklir tingkat 7, yang merupakan level tertinggi dalam Skala Kejadian Nuklir dan Radiologi Internasional (International Nuclear and Radiological Event Scale/INES).Pengambilan puing-puing yang berbahaya itu awalnya direncanakan pada 2021, tetapi tertunda akibat pandemik COVID-19 dan sejumlah kesulitan teknis lainnya. TEPCO berharap sejumlah kecil puing yang berhasil diambil itu dapat memberikan data yang berharga untuk pengangkatan dalam skala besar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi Shenzhou-18 bawa pulang sampel untuk penelitian kelayakhunian ekstraterestrial
Indonesia
•
05 Nov 2024

Italia berpotensi kehilangan seperlima pantai akibat kenaikan permukaan air laut pada 2050
Indonesia
•
01 Nov 2025

Senjata ritual bermotif harimau berusia ribuan tahun ditemukan di China timur
Indonesia
•
05 Apr 2023

Arab Saudi resmikan fasilitas desalinasi bertenaga surya terbesar dunia
Indonesia
•
01 Jun 2021


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
