OpenAI luncurkan peramban baru Atlas, tantang dominasi Google secara langsung

OpenAI meluncurkan Atlas

Ilustrasi. (Levart_Photographer on Unsplash)

OpenAI meluncurkan Atlas, peramban web (jejaring) baru yang ditenagai oleh ChatGPT sebagai intinya, dengan tampilan dan fungsi yang mirip dengan peramban jejaring tradisional.

San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – OpenAI pada pekan lalu meluncurkan Atlas, peramban web (jejaring) baru yang ditenagai oleh ChatGPT sebagai intinya.

OpenAI pada Selasa (21/10) mengatakan bahwa kendati Atlas memiliki tampilan dan fungsi yang mirip dengan peramban jejaring tradisional, peramban tersebut secara fundamental dibangun berbasis ChatGPT, chatbot generatif milik perusahaan itu. Integrasi tersebut memungkinkan pengguna dapat memanggil ChatGPT secara langsung saat menjelajah, membuat rangkuman, menjawab pertanyaan, dan melaksanakan berbagai tugas secara langsung di laman jejaring mana pun.

"Peramban yang dibangun dengan ChatGPT membawa kita lebih dekat pada asisten super sesungguhnya yang memahami dunia Anda dan membantu mewujudkan tujuan Anda," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

CEO OpenAI Sam Altman menggambarkan Atlas sebagai peluang sekali dalam satu dekade untuk menata ulang pengalaman menjelajah jejaring. "Sama halnya dengan cara orang menggunakan internet sebelumnya, di mana bilah URL dan kotak pencarian menjadi analog yang hebat, kami mulai melihat bahwa pengalaman percakapan dan peramban jejaring dapat menjadi analog yang cepat," ujarnya.

ChatGPT Atlas diluncurkan secara global pada Selasa tersebut untuk macOS bagi para pengguna versi Free, Plus, Pro, dan Go, dengan versi beta untuk akun Business juga turut tersedia. Versi untuk Windows, iOS, dan Android akan segera menyusul, ujar OpenAI.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait