China luncurkan proyek penangkapan karbon terbesar di Asia untuk PLTU batu bara

Foto dari udara yang diabadikan pada 1 Juni 2023 ini memperlihatkan fasilitas penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (carbon capture, utilization and storage/CCUS) di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara Taizhou milik China Energy Investment Corporation (China Energy) di Taizhou, Provinsi Jiangsu, China timur. China Energy pada Jumat (2/6) mengumumkan bahwa pihaknya telah mulai mengoperasikan fasilitas CCUS terbesar di Asia untuk sektor PLTU batu bara di Provinsi Jiangsu, Chi...
Fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon yang dipasang pada unit PLTU batu bara Taizhou milik China Energy, akan menangkap 500.000 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun.
Nanjing, China (Xinhua) – China Energy Investment Corporation (China Energy) pada Jumat (2/6) mengumumkan bahwa pihaknya telah mulai mengoperasikan fasilitas penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (carbon capture, utilization and storage/CCUS) terbesar di Asia untuk sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara di Provinsi Jiangsu, China timur.Fasilitas tersebut, yang dipasang pada unit PLTU batu bara Taizhou milik China Energy, akan menangkap 500.000 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun, kata China Energy."Selama uji coba proyek ini, sistem CCUS menunjukkan kinerja yang andal serta standar keselamatan yang tinggi, dan indikator efisiensi energi maupun kualitas produk setara dengan atau di atas level yang dirancang," kata Ji Mingbin, Presiden China Energy Cabang Jiangsu.Dia mengungkapkan bahwa seluruh CO2 yang dihasilkan dan ditangkap akan dapat dimanfaatkan karena perusahaan itu telah meneken kontrak dengan delapan perusahaan lainnya.Penggunaan utama untuk CO2 yang ditangkap termasuk manufaktur es kering (dry-ice) dan produksi gas pelindung untuk pengelasan, tutur Ji.China Energy, raksasa PLTU batu bara, merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang membangun proyek percontohan penangkapan dan penyimpanan karbon di China. Proyek tersebut menjadi salah satu upaya China untuk mencapai target netralitas karbon pada 2060.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

OpenAI luncurkan peramban baru Atlas, tantang dominasi Google secara langsung
Indonesia
•
28 Oct 2025

China dirikan lembaga penelitian kedokteran pertama di negara itu yang didukung komputasi kuantum
Indonesia
•
10 Dec 2024

Korea Utara kembangkan rudal balistik antarbenua baru untuk lawan ancaman AS
Indonesia
•
01 Jan 2023

COVID-19 – Obat anti-virus Rusia didaftarkan dalam waktu 3-5 bulan
Indonesia
•
25 Nov 2021
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
