Sekjen PBB minta AS dan Rusia lanjutkan implementasi perjanjian New START

Stephane Dujarric, Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, berbicara dalam jumpa pers harian di markas besar PBB di New York, pada 26 Agustus 2020. (Xinhua/Xie E)
“Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New Strategic Arms Reduction Treaty/New START) dan kesepakatan-kesepakatan bilateral berikutnya tentang pengurangan senjata nuklir strategis antara kedua negara itu telah memberikan keamanan tidak hanya untuk Rusia dan AS, tetapi (juga) untuk seluruh masyarakat internasional.”
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Selasa (21/2) meminta Amerika Serikat (AS) dan Rusia untuk melanjutkan implementasi penuh Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New Strategic Arms Reduction Treaty/New START).Menjawab pertanyaan tentang reaksi Guterres terhadap pengumuman Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa negaranya akan menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian pengurangan senjata nuklir New START, juru bicara (jubir) Guterres Stephane Dujarric mengatakan posisi sekjen PBB adalah bahwa AS dan Rusia harus melanjutkan implementasi penuh perjanjian itu tanpa penundaan."New START dan perjanjian-perjanjian bilateral berikutnya tentang pengurangan senjata nuklir strategis antara kedua negara itu telah memberikan keamanan tidak hanya untuk Rusia dan AS, tetapi (juga) untuk seluruh masyarakat internasional," kata Dujarric.Dunia tanpa kendali senjata nuklir adalah dunia yang jauh lebih berbahaya dan tidak stabil dengan potensi konsekuensi yang menimbulkan kehancuran besar. Setiap upaya harus diambil untuk menghindari terjadinya hal ini, termasuk dengan segera kembali berdialog, katanya dalam konferensi pers harian.Menanggapi pertanyaan apakah Guterres memiliki rencana untuk berbicara dengan Putin tentang masalah New START atau konflik di Ukraina, Dujarric mengatakan dia tidak memiliki informasi apa pun untuk dibagikan kepada wartawan saat ini.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Di New South Wales aborsi bukan tindakan kriminal
Indonesia
•
27 Sep 2019

Komentar Xinhua: G7 seharusnya berganti nama menjadi G1+6
Indonesia
•
27 May 2023

China-Jepang capai konsensus untuk stabilkan dan kembangkan hubungan bilateral
Indonesia
•
18 Nov 2022

8 juta liter Zamzam didistribusikan di Masjidil Haram pada 10 hari pertama Ramadhan
Indonesia
•
12 Apr 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
