
Kremlin: Rusia akan bentuk tim negosiasi untuk berunding dengan AS

Foto yang diabadikan pada 11 Mei 2024 ini memperlihatkan Kremlin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Putin dan Trump melakukan pembicaraan via sambungan telepon selama 90 menit pada Rabu (12/2/2025), membahas situasi di Ukraina dan penyelesaian konflik secara damai.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia mulai mempersiapkan tim negosiasi untuk perundingan mendatang dengan Amerika Serikat (AS), kata Juru Bicara (Jubir) Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (13/2).Jubir Kremlin tersebut mengonfirmasi upaya sedang dilakukan guna membentuk delegasi untuk negosiasi mendatang dengan pihak AS, termasuk mengenai situasi di Ukraina.Dia mengatakan Kremlin menganggap perlu untuk segera menyelenggarakan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump."Ada kebutuhan agar pertemuan semacam itu segera diadakan. Para kepala negara punya banyak hal untuk dibicarakan. Ada banyak topik dalam agenda, yang kemarin dibahas secara singkat dalam percakapan telepon," imbuh Peskov.Namun demikian, dia mengatakan masih terlalu dini untuk menetapkan tanggal, mengingat persiapan untuk menyelenggarakan pertemuan baru akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.Pada saat yang sama, dia mengklarifikasi bahwa belum ada pembicaraan substantif mengenai Ukraina yang dilakukan sejauh ini."Belum ada kontak substantif di tingkat kerja. Kehendak politik para kepala negara telah diungkapkan, dan instruksi telah diberikan, tetapi ini terjadi kemarin malam di Moskow... oleh karena itu, kita perlu sedikit bersabar," ujar Peskov.Putin dan Trump melakukan pembicaraan via sambungan telepon selama 90 menit pada Rabu (12/2). Mereka membahas situasi di Ukraina dan penyelesaian konflik secara damai, serta Timur Tengah dan hubungan ekonomi bilateral di antara topik-topik lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas konfirmasi kematian komandan senior dalam serangan Israel
Indonesia
•
16 Dec 2025

Pemerintah Taiwan yakinkan Festival Lentera aman dikunjungi
Indonesia
•
08 Feb 2020

PM Kanada serukan jeda kemanusiaan panjang untuk redakan situasi di Gaza
Indonesia
•
09 Nov 2023

COVID-19 – Taiwan ganti tes PCR usap hidung dengan air liur
Indonesia
•
01 Jun 2022


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
