
Rencana penutupan pembangkit listrik batu bara terbesar di Australia ditunda hingga 2029

Foto dokumentasi ini menunjukkan sejumlah truk tambang otonomos sedang beroperasi di tambang milik Inner Mongolia ZhunNeng Group yang terletak di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua)
Rencana penutupan pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di Australia ditunda dua tahun hingga 2029, guna mendukung pasokan listrik di Negara Bagian New South Wales (NSW) selama masa transisi energi.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Operator pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di Australia pada Selasa (20/1) mengumumkan bahwa rencana penutupan fasilitas tersebut akan ditunda dua tahun hingga 2029.
Origin Energy mengatakan akan memperpanjang pengoperasian Pembangkit Listrik Eraring hingga 30 April 2029 guna mendukung pasokan listrik di Negara Bagian New South Wales (NSW) selama masa transisi energi.
Sebelumnya, Origin menyatakan bahwa pembangkit berkapasitas 2.880 megawatt (MW) yang berlokasi 95 km di utara Sydney itu akan ditutup pada 2027.
Namun, Australian Energy Market Operator (AEMO) dalam sebuah laporan yang dirilis pada Desember memperingatkan bahwa NSW akan menghadapi peningkatan risiko pemadaman listrik jika Eraring ditutup pada 2027, akibat keterlambatan proyek-proyek infrastruktur penting pendukung transisi energi bersih.
CEO Origin Energy Frank Calabria mengatakan keputusan untuk mempertahankan pengoperasian pembangkit tersebut akan memberikan lebih banyak waktu bagi pengembangan energi terbarukan, penyimpanan energi, dan proyek transmisi.
"Kemajuan yang baik sedang dicapai dalam pembangunan infrastruktur energi baru, termasuk pekerjaan transmisi utama dan proyek seperti baterai skala besar kami di Eraring, tetapi menjadi jelas bahwa Pembangkit Listrik Eraring perlu beroperasi lebih lama guna mendukung pasokan listrik yang aman dan stabil," katanya.
Menteri Lingkungan NSW Penny Sharpe mengatakan keputusan tersebut akan memberikan kepastian bagi para pekerja dan konsumen energi.
Pemerintah NSW berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca negara bagian itu sebesar 50 persen dari tingkat tahun 2005 pada 2030 dan sebesar 70 persen pada 2035.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Palestina tuding Israel batasi pergerakan di Tepi Barat dengan bangun pos pemeriksaan baru
Indonesia
•
05 Mar 2025

Arus migran tak berdokumen naik 54 persen di Meksiko
Indonesia
•
05 Apr 2023

Israel luncurkan serangan darat terhadap Hizbullah di Lebanon, picu kekhawatiran global
Indonesia
•
01 Oct 2024

Dirjen IAEA sebut serangan AS ke Iran berpotensi runtuhkan rezim nonproliferasi internasional
Indonesia
•
23 Jun 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
