
Roket Smart Dragon-3 milik China meluncur dari laut, kirimkan satelit ke orbit

Roket pengangkut Smart Dragon-3 (SD-3) yang membawa delapan satelit lepas landas dari perairan di dekat Kota Haiyang di Provinsi Shandong, China timur, pada 24 September 2024. China meluncurkan roket tersebut pada Selasa (24/9) guna mengirimkan delapan satelit ke orbit yang direncanakan. Roket komersial itu lepas landas pada pukul 10.31 Waktu Beijing atau 09.31 WIB, membawa satelit Tianyi-41 dan beberapa satelit lainnya. Peluncuran lepas pantai ini dilaksanakan oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiy...
Roket Smart Dragon-3 memiliki total panjang 31 meter dan bobot 140 ton, dikembangkan secara khusus guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat untuk meluncurkan satelit komersial kecil orbit rendah dan jaringan satelit.
Haiyang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Roket Smart Dragon-3 (SD-3) pada Senin (13/1) lepas landas di Provinsi Shandong, China timur, mengirimkan kelompok satelit CentiSpace 01 ke orbit yang telah ditentukan.Roket tersebut meluncur pada pukul 11.00 Waktu Beijing (10.00 WIB) dari laut di dekat Kota Haiyang. Misi peluncuran di lepas pantai itu dilakukan oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan.Dikembangkan oleh Akademi Teknologi Wahana Peluncur China, roket SD-3 memiliki total panjang 31 meter dan bobot 140 ton.Muatan di dalam roket itu mencakup 10 satelit CentiSpace 01, yang akan digunakan untuk akuisisi data lingkungan antariksa dan uji jaringan laser antarsatelit.Peluncuran itu juga mencatatkan muatan roket terberat hingga saat ini, dengan kapasitas angkut 1.600 kilogram.
Roket pengangkut Smart Dragon-3 (SD-3) yang membawa delapan satelit lepas landas dari perairan di dekat Kota Haiyang di Provinsi Shandong, China timur, pada 24 September 2024. China meluncurkan roket tersebut pada Selasa (24/9) guna mengirimkan delapan satelit ke orbit yang direncanakan. Roket komersial itu lepas landas pada pukul 10.31 Waktu Beijing atau 09.31 WIB, membawa satelit Tianyi-41 dan beberapa satelit lainnya. Peluncuran lepas pantai ini dilaksanakan oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan. (Xinhua/Guo Houze)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026

Kanada umumkan dukungan untuk proyek hidrogen hijau baru
Indonesia
•
29 Feb 2024

Penelitian: Teh celup premium lepaskan miliaran partikel plastik
Indonesia
•
27 Sep 2019

Peneliti China integrasikan fisika dan AI untuk tingkatkan akurasi prakiraan curah hujan
Indonesia
•
11 Mar 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
