Ilmuwan China buat terobosan dalam efisiensi pengisian daya nirkabel dinamis

Sejumlah petani menggunakan drone untuk melakukan penyemprotan di sebuah sawah yang berlokasi di Huangnigang, Distrik Nanjiao, Chuzhou, Provinsi Anhui, China timur, pada 7 September 2024. (Xinhua/Cao Li)
Sistem berbasis metasurface frekuensi ganda memungkinkan pelacakan adaptif transfer energi nirkabel, yang berpotensi membuat pengisian daya nirkabel dinamis menjadi lebih efisien.
Xi'an, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah tim peneliti China berhasil membuat terobosan signifikan dalam transfer energi nirkabel dan pemosisian, dengan sejumlah temuan yang dipublikasikan dalam jurnal akademik internasional Nature Communications.Seiring dengan terus berlanjutnya perkembangan pesat perangkat pintar yang menggunakan teknologi seperti Internet of Things (IoT), rumah pintar, drone, dan perangkat yang dapat dikenakan (wearable), menyediakan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan untuk perangkat-perangkat ini telah menjadi tantangan teknologi yang mendesak. Pengisian daya nirkabel konvensional bergantung pada kedekatan jarak dan induksi elektromagnetik berdaya tinggi, yang dibatasi oleh kendala spasial, lingkungan, dan peralatan.Sebuah tim dari Fakultas Teknik Elektronika di Universitas Xidian berhasil mengembangkan sistem prototipe berbasis metasurface frekuensi ganda untuk transfer energi nirkabel, pengindraan, pemosisian, dan komunikasi. Sistem ini memungkinkan pelacakan adaptif transfer energi nirkabel, yang berpotensi membuat pengisian daya nirkabel dinamis menjadi lebih efisien.Teknologi itu dapat secara cerdas menyesuaikan parameter transmisi gelombang elektromagnetik, mengoptimalkan efisiensi transfer energi nirkabel secara waktu nyata (real time) berdasarkan perubahan lingkungan dan kebutuhan perangkat, menurut ketua tim tersebut, Li Long.Dibandingkan dengan metode pengisian daya nirkabel konvensional, teknologi baru ini memiliki keunggulan yang signifikan. Teknologi ini mendukung pengisian daya nirkabel nonkontak yang efisien untuk beberapa perangkat terminal bergerak, seperti drone dan robot pintar, menyediakan pasokan daya yang stabil dan efisien, sehingga dapat mengatasi keterbatasan teknologi pengisian daya nirkabel konvensional.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

WHO: Kematian akibat TBC di dunia menurun 14 persen pada 2015-2019
Indonesia
•
17 Oct 2020

Apple akan gelar Worldwide Developers Conference pada Juni 2023
Indonesia
•
31 Mar 2023

Tiga astronaut Shenzhou-14 China kembali ke Bumi setelah raih banyak pencapaian
Indonesia
•
05 Dec 2022

Studi: Obat penurun berat badan Wegovy kurangi risiko penyakit jantung hingga 20 persen
Indonesia
•
09 Aug 2023
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
