
Lebih dari 900 juta perangkat beroperasi dengan HarmonyOS milik Huawei

Gaya hidup pintar berbasis HarmonyOS ditampilkan dalam acara peluncuran produk Huawei di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 25 September 2023. (Xinhua/Liang Xu)
Sistem operasi HarmonyOS milik raksasa teknologi China, Huawei, yang merupakan rival dari iOS milik Apple dan Android milik Google, telah membangun ekosistem yang dinamis dengan lebih dari 900 juta perangkat.
Shenzhen, China (Xinhua) – Sistem operasi HarmonyOS milik raksasa teknologi China, Huawei, yang merupakan rival dari iOS milik Apple dan Android milik Google, telah membangun ekosistem yang dinamis dengan lebih dari 900 juta perangkat, demikian disampaikan perusahaan tersebut pada Jumat (21/6).Yu Chengdong, Direktur Eksekutif Huawei, menyampaikan pengumuman tersebut dalam konferensi pengembang tahunan perusahaan itu yang diadakan di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong, China selatan.Sebanyak 2,54 juta pengembang telah bergabung dalam pembangunan ekosistem HarmonyOS, menurut Yu. Lebih dari 1.500 aplikasi tersedia untuk digunakan, ujarnya."Ini adalah waktu yang tepat untuk bergabung dengan HarmonyOS," kata Yu, yang menggambarkan perkembangan HarmonyOS sebagai tren yang tak terbendung.HarmonyOS merupakan sistem operasi sumber terbuka yang dirancang untuk berbagai perangkat dan skenario, termasuk layar pintar, tablet, perangkat wearable, dan mobil. Sistem operasi ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2019.Yu mengatakan bahwa HarmonyOS, yang telah berevolusi hingga mencapai generasi keempatnya, telah menyusun ulang lanskap bipolar sistem operasi seluler, menyuguhkan opsi baru yang andal bagi dunia.
HarmonyOS NEXT dirilis dalam acara peluncuran produk Huawei di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 25 September 2023. (Xinhua/Liang Xu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Polusi ozon ancam kesehatan vegetasi
Indonesia
•
13 Oct 2022

Pemutihan karang akibat gelombang panas terdeteksi di perairan sekitar Taiwan
Indonesia
•
19 Jul 2024

Tim ilmuwan China kembangkan perangkat bertenaga mandiri untuk percepat perbaikan otot
Indonesia
•
22 Jan 2026

Mesir umumkan penemuan makam kerajaan pertama dalam lebih dari 100 tahun
Indonesia
•
21 Feb 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
