
China akan kembali lakukan survei tentang penggunaan waktu oleh penduduk

Seorang anak bermain di ladang bunga rapa (cole) di Desa Manxi, wilayah Yuqing, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 2 Maret 2024. (Xinhua/He Chunyu)
Survei terkait penggunaan waktu oleh penduduk merupakan sebuah praktik umum di seluruh dunia, dan dapat digunakan untuk menilai kualitas hidup masyarakat, mengukur kontribusi pekerjaan tidak berbayar terhadap pembangunan ekonomi, dan menganalisis dampak kebijakan yang berkaitan dengan penghidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Beijing, China (Xinhua) – Biro Statistik Nasional (NBS) China akan melakukan sebuah survei nasional terkait penggunaan waktu oleh penduduk setempat dalam upaya untuk mengumpulkan informasi tentang jumlah waktu yang dihabiskan penduduk untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan dasar, pekerjaan berbayar atau tidak berbayar, dan aktivitas lain yang dilakukan berdasarkan kehendak bebas setiap individu.Dalam pernyataannya, NBS mengatakan bahwa survei tersebut merupakan sebuah praktik umum di seluruh dunia, dan dapat digunakan untuk menilai kualitas hidup masyarakat, mengukur kontribusi pekerjaan tidak berbayar terhadap pembangunan ekonomi, dan menganalisis dampak kebijakan yang berkaitan dengan penghidupan dan kesejahteraan masyarakat.NBS mengungkapkan bahwa tujuan utama survei itu, yang akan dilakukan pada 11 hingga 31 Mei tahun ini, adalah untuk memahami secara komprehensif penggunaan waktu oleh penduduk di ekonomi terbesar kedua di dunia itu dan mengetahui lebih jauh tentang perubahan kualitas hidup dan gaya hidup masyarakat, sehingga kebijakan pemerintah yang memengaruhi penghidupan dan kesejahteraan masyarakat dapat dirumuskan secara ilmiah.China melakukan dua survei serupa masing-masing pada 2008 dan 2018. Dibandingkan dengan survei-survei sebelumnya, cakupan survei ketiga akan diperluas secara nasional, sementara responden survei akan mencakup penduduk yang berusia di atas 6 tahun.Kategori survei juga akan diperluas menjadi 34 untuk lebih mencerminkan situasi dan harapan penduduk di berbagai bidang seperti pekerjaan, studi, kehidupan, mobilitas, perawatan warga lanjut usia, kunjungan ke dokter, serta budaya dan hiburan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Aplikasi pencegahan pandemik Saudi, Tawakkalna tersedia dalam Bahasa Indonesia
Indonesia
•
07 Sep 2020

Bayi perempuan di Hong Kong dapat sumbangan jantung baru dari China Daratan
Indonesia
•
19 Dec 2022

Kepala WHO sebut krisis iklim dan polusi perburuk masalah penyakit
Indonesia
•
01 Mar 2024

Singapura akan tinjau keamanan proyek saluran pembuangan pascainsiden lubang runtuhan
Indonesia
•
29 Jul 2025


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
