
Teleskop FAST China setujui hampir 6.400 jam observasi untuk ilmuwan global

Foto panorama dari udara yang diabadikan pada 26 Juli 2023 ini menunjukkan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Teleskop FAST China, yang terletak di daerah dengan depresi karst yang dalam dan melingkar secara alami di Provinsi Guizhou, China barat daya, mulai beroperasi secara resmi pada Januari 2020 dan resmi dibuka untuk dunia pada 31 Maret 2021.
Guiyang, China (Xinhua) – Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China, teleskop radio dengan piringan tunggal terbesar dan paling sensitif di dunia, menerima permohonan dari 16 negara dan menyetujui observasi selama total hampir 6.400 jam.Hal-hal dalam permohonan ini sebagian besar menyangkut pengamatan semburan gelombang radio cepat (fast radio burst), pengamatan pulsar, dan survei hidrogen netral.Terletak di daerah dengan depresi karst yang dalam dan melingkar secara alami di Provinsi Guizhou, China barat daya, FAST mulai beroperasi secara resmi pada Januari 2020 dan resmi dibuka untuk dunia pada 31 Maret 2021.Tim operasional dan pemeliharaan FAST terus bekerja untuk lebih meningkatkan efisiensi observasinya dan memenuhi permintaan yang terus meningkat dari komunitas astronomi internasional.
Foto long-time exposure dari udara yang diabadikan pada 24 Juli 2022 ini memperlihatkan kinerja drone di atas Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China rencanakan misi Tianwen-2 untuk pengambilan sampel asteroid
Indonesia
•
04 Mar 2023

Tim ilmuwan China laporkan ukuran partikel regolit sisi jauh Bulan
Indonesia
•
31 Aug 2022

Misbar Al-Amal wahana antarplanet pertama dari dunia Islam
Indonesia
•
20 Jul 2020

Peneliti China serukan peningkatan stasiun pengamatan karbon dioksida berstandar tinggi
Indonesia
•
07 Aug 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
