
Trump ancam "Kuba akan jadi yang berikutnya" usai serangan AS terhadap Venezuela dan Iran

Seorang pria beristirahat di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum yang berhenti beroperasi di Havana, Kuba, pada 17 Maret 2026. (Xinhua/Joaquin Hernandez)
Kuba menghadapi krisis ekonomi dan energi yang parah akibat sanksi AS selama puluhan tahun, menjerumuskan negara itu ke dalam krisis kemanusiaan.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (27/3) mengancam bahwa "Kuba akan menjadi yang berikutnya" menyusul serangan AS terhadap Venezuela dan Iran.
"Omong-omong, Kuba akan menjadi yang berikutnya, tetapi anggap saja saya tidak mengatakan itu. Anggap saja saya tidak mengatakan itu. Tolong, tolong, tolong media, abaikan pernyataan itu. Terima kasih banyak. Kuba akan menjadi yang berikutnya," kata Trump dalam konferensi Future Investment Initiative di Miami, Florida.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah militer AS menyerbu Venezuela dan secara paksa menangkap presiden negara Amerika Selatan yang kaya minyak itu, Nicolas Maduro, pada 3 Januari, kemudian melancarkan serangan gabungan besar-besaran yang sedang berlangsung dengan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Kuba menghadapi krisis ekonomi dan energi yang parah akibat sanksi AS selama puluhan tahun. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan kekurangan bahan bakar menjerumuskan negara itu ke dalam krisis kemanusiaan.
Sebelumnya pada bulan ini, Trump mengancam bahwa Kuba akan "segera runtuh", tetapi pemerintahannya "saat ini" akan fokus pada Iran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Analis: Diplomasi vaksin China tekan Taiwan secara internasional
Indonesia
•
07 Mar 2021

Dua helikopter AS diserang Iran saat penyelamatan jet F-15 yang ditembak jatuh
Indonesia
•
04 Apr 2026

New York City berlakukan pembatasan kedatangan bus migran
Indonesia
•
29 Dec 2023

Menlu Iran: Teheran berhak merespons serangan Israel
Indonesia
•
28 Oct 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
