
Feature – Inovasi dorong produsen sakelar China jadi penyedia solusi energi global

Foto yang diabadikan pada 23 Mei 2024 ini menunjukkan pabrik transformator cabang Shanghai milik CHINT Group di Distrik Songjiang, Shanghai, China timur. (Xinhua/Wang Xiang)
Upaya pengembangan berkelanjutan CHINT telah mendorong penggunaan minyak nabati, bahan alternatif yang terbarukan dan dapat diurai. Transisi ini telah menghasilkan pengurangan emisi karbon yang signifikan sebesar 98 persen.
Shanghai, China (Xinhua) – Di pabrik transformator milik CHINT Group di Shanghai, robot-robot dilibatkan dalam penataan lembaran baja silikon setipis 0,23 milimeter, lapis demi lapis sesuai dengan spesifikasi desain. Satu robot mampu menata lebih dari 1.680 lapisan dalam 24 jam, setara dengan beban kerja harian enam karyawan yang berpengalaman.Pencapaian luar biasa lainnya adalah penggunaan minyak dalam transformator. Jika biasanya transformator menggunakan minyak mineral, upaya pengembangan berkelanjutan CHINT telah mendorong penggunaan minyak nabati, bahan alternatif yang terbarukan dan dapat diurai. Transisi ini telah menghasilkan pengurangan emisi karbon yang signifikan sebesar 98 persen.Perusahaan itu telah mencapai tonggak terobosan lewat pengembangan transformator 750 kilovolt (kV) dengan minyak isolasi berbahan ester alami, tingkat voltase tertinggi di dunia hingga saat ini, yang memukau para pelaku industri global. Menawarkan rentang produk yang komprehensif mulai dari 10kV hingga 750kV, CHINT saat ini merupakan produsen terkemuka di dunia dalam hal volume penjualan transformator dengan minyak ester alami.CHINT Group mengawali perjalanannya sebagai produsen sakelar pada 1984 dan secara bertahap berevolusi menjadi penyedia solusi energi pintar global utama. Kini, perusahaan itu mengintegrasikan seluruh rantai industri pembangkit, penyimpanan, transmisi, transformasi, distribusi, dan penggunaan listrik.Dari Finlandia yang bersuhu sangat dingin hingga ke gurun-gurun di Arab Saudi dan hutan hujan tropis di Ekuador, CHINT telah memperluas jaringannya ke 100 lebih negara dan kawasan. Menurut Chen Chengjian, deputy chairman perusahaan listrik yang dinaungi CHINT Group (CHINT Electric Co., Ltd.), pangsa bisnis internasional perusahaan tersebut mencapai sekitar 30 persen.
Para karyawan bekerja di sebuah pabrik milik CHINT Group di Distrik Songjiang, Shanghai, China timur, pada 23 Mei 2024. (Xinhua/Wang Xiang)
Foto yang diabadikan pada 23 Mei 2024 ini menunjukkan pabrik transformator Shanghai milik CHINT Group di Distrik Songjiang, Shanghai, China timur. (Xinhua/Wang Xiang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti Taiwan kembangkan vaksin yang efektif untuk semua jenis flu
Indonesia
•
12 Aug 2020

Para ahli paleontologi temukan fosil owa tertua di China barat daya
Indonesia
•
30 Sep 2022

Tim ilmuwan China ungkap evolusi organ makan pada gajah purba
Indonesia
•
02 Dec 2023

Laboratorium bawah tanah terdalam dan terbesar di dunia beroperasi di China
Indonesia
•
08 Dec 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
