Peneliti China usulkan konsep pompa ekologis terumbu karang untuk fasilitasi studi

Seorang penyelam memeriksa kondisi terumbu karang di dasar laut perairan Pulau Fenjiezhou, Provinsi Hainan, China selatan, pada 28 September 2021. (Xinhua/Yang Guanyu)
Ekosistem terumbu karang berfungsi sebagai pompa ekologis untuk mengumpulkan nutrisi dari seluruh ekosistem dan area, menyimpan dan mendaur ulang nutrisi di dalam ekosistem, mendukung produktivitas fitoplankton yang tinggi, dan mengekspor karbon organik ke lautan terbuka yang lokasinya berdekatan.
Beijing, China (Xinhua) – Para peneliti China baru-baru ini mengusulkan sebuah konsep pompa ekologis terumbu karang untuk memfasilitasi dan meningkatkan studi tentang fungsi ekosistem terumbu karang, menurut Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Terumbu karang dengan produktivitas dan keanekaragaman hayati yang tinggi dapat tumbuh subur di lautan tropis oligotrofik. Semakin banyak bukti menunjukkan bahwa serupa dengan mata air di oasis padang pasir, terdapat pasokan nutrisi yang stabil untuk struktur masif yang terbuat dari batu kapur yang diendapkan oleh polip karang ini, di lautan oligotrofik.Para peneliti dari Institut Oseanologi Laut China Selatan di CAS mempelajari berbagai jalur masukan nutrisi eksternal, penyimpanan nutrisi dalam organisme terumbu karang, penyimpanan dan daur ulang bahan organik terlarut dan partikulat yang efisien di dalam ekosistem terumbu karang, produktivitas dan biomassa fitoplankton yang sangat tinggi di dalam dan di dekat terumbu karang laut, serta ekspor karbon organik yang berkaitan dengan terumbu karang ke lautan terbuka yang lokasinya berdekatan.Semua karakteristik ini memungkinkan terumbu karang berfungsi sebagai pompa ekologis untuk mengumpulkan nutrisi dari seluruh ekosistem dan area, menyimpan dan mendaur ulang nutrisi di dalam ekosistem, mendukung produktivitas fitoplankton yang tinggi, dan mengekspor karbon organik ke lautan terbuka yang lokasinya berdekatan, menurut artikel penelitian terbaru itu, yang diterbitkan dalam jurnal Acta Oceanologica Sinica.Secara khusus, produktivitas dan biomassa fitoplankton yang tinggi akan menjadikan perairan di sekitar terumbu karang sebagai area potensial untuk ekspor karbon ke kedalaman laut melalui pompa biologis tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa arus masuk karbon organik sangat penting bagi penyimpanan dan ekspor karbon ekosistem terumbu karang.
Foto yang diabadikan pada 8 Juni 2023 ini menunjukkan seorang peneliti sedang memelihara karang di Shenzhen, China selatan. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Situs pengamatan Lenghu di Qinghai tanda tangani proyek teleskop astronomis baru
Indonesia
•
31 Jul 2023

Peneliti China kembangkan perangkat implan untuk pemberian obat ‘in vivo’
Indonesia
•
24 Nov 2023

Sistem ‘Haijing’ China hadir di Indonesia dengan teknologi baru dan catatkan terobosan internasional
Indonesia
•
28 May 2025

Pemetaan 3D tomografi ionosfer tingkatkan akurasi GPS
Indonesia
•
31 Jul 2024
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
