
Peneliti China kembangkan e-skin dengan regulasi isotermal

Robot-robot humanoid terlihat di Konferensi Robot Dunia (World Robot Conference/WRC) 2023 di Beijing, ibu kota China, pada 16 Agustus 2023. (Xinhua/Xu Jiayi)
Kulit elektronik termoregulasi (thermo-e-skin) dikembangkan dengan struktur biomimetik, yang meniru mekanisme termoregulasi tubuh manusia dengan mengintegrasikan perangkat termoelektrik yang fleksibel dengan bahan komposit hidrogel.
Beijing, China (Xinhua) – Para peneliti China belum lama ini mengembangkan kulit elektronik (e-skin) baru dengan apa yang mereka sebut sebagai ‘regulasi isotermal yang sangat baik’.Tim peneliti dari Southern University of Science and Technology (SUSTech) mengembangkan kulit elektronik termoregulasi (thermo-e-skin) ini dengan struktur biomimetik, yang meniru mekanisme termoregulasi tubuh manusia dengan mengintegrasikan perangkat termoelektrik yang fleksibel dengan bahan komposit hidrogel.Melalui keseimbangan yang rumit antara pembangkitan dan disipasi panas, thermo-e-skin mempertahankan suhu permukaan tetap stabil di angka 35 derajat Celsius dalam berbagai rentang suhu lingkungan dari 10 derajat Celsius hingga 45 derajat Celsius.Dalam beberapa tahun terakhir, e-skin mewujudkan fungsi haptik seperti manusia dan membentuk umpan balik saraf yang stabil dengan meniru tubuh manusia pada tingkat yang berbeda-beda, menjadikannya komponen yang ideal bagi robot cerdas di masa depan. Namun, fungsi termoregulasinya terbatas pada pemanasan atau pendinginan sederhana, yang berarti bahwa kulit elektronik ini tidak dapat mempertahankan regulasi isotermal untuk waktu yang lama di lingkungan yang kompleks dan berubah-ubah.Kulit elektronik dengan kemampuan merasakan dan membedakan berbagai rangsangan sangat penting untuk pengembangan robot cerdas dan pemantauan medis yang dipersonalisasi.Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nano Energy.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan ungkap mekanisme di balik pola warna kompleks pada kelopak bunga
Indonesia
•
06 Apr 2023

Studi ungkap peran interaksi laut-atmosfer perkuat gelombang dingin di Eurasia
Indonesia
•
10 Sep 2025

COVID-19 - Pusat penelitian virologi Rusia uji vaksin akhir Juni
Indonesia
•
26 May 2020

Kapal pengangkut karbon dioksida cair berkapasitas 7.500 meter kubik buatan China dikirim ke pemesan
Indonesia
•
02 Dec 2024


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
