
China rilis laporan pertama tentang penelitian ilmiah di stasiun luar angkasa

Gambar tangkapan layar yang diambil di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) pada 17 Desember 2024 ini menunjukkan astronaut Shenzhou-19, Cai Xuzhe (atas) dan Song Lingdong (bawah), sedang bekerja di luar dan di dalam kabin 'airlock' di stasiun luar angkasa China yang sedang mengorbit. (Xinhua/Li Jie)
Laporan tentang kemajuan dalam penelitian ilmiah dan aplikasi yang terkait dengan stasiun luar angkasa China berfokus pada sejumlah bidang seperti penelitian manusia dan kehidupan luar angkasa, ilmu fisika mikrogravitasi, serta aplikasi dan teknologi luar angkasa yang baru.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China merilis laporan pertama yang merinci kemajuan yang berhasil dicapai dalam penelitian ilmiah dan aplikasi yang terkait dengan stasiun luar angkasa negara itu selama dua tahun terakhir.Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA), yang menyusun laporan tersebut dalam rangka "menandai peringatan dua tahun berdirinya stasiun luar angkasa China," mengatakan bahwa laporan ini akan dirilis setiap tahun berdasarkan kemajuan misi luar angkasa yang sedang berlangsung.Laporan yang dirilis pada Senin (30/12) ini berfokus pada sejumlah bidang seperti penelitian manusia dan kehidupan luar angkasa, ilmu fisika mikrogravitasi, serta aplikasi dan teknologi luar angkasa yang baru.Laporan ini menyoroti 34 hasil penelitian dan aplikasi ilmiah representatif yang dipilih dari berbagai sampel yang telah dibawa pulang sebelumnya, data penelitian, eksperimen di orbit (in-orbit), serta kemajuan penting dalam proyek-proyek ilmiah dan aplikasi. Laporan ini juga mencakup berbagai kegiatan promosi ilmu pengetahuan, yang menampilkan kemampuan dan semangat inovatif China di bidang teknologi luar angkasa, menurut CMSA.Dari berbagai hasil representatif itu, 13 di antaranya terkait dengan penelitian kehidupan luar angkasa dan manusia, 12 terkait dengan penelitian ilmu fisika mikrogravitasi, serta sembilan terkait dengan penelitian aplikasi dan teknologi luar angkasa yang baru.
Sejumlah peneliti memeriksa sampel eksperimen stasiun luar angkasa yang dibawa pulang oleh wahana antariksa Shenzhou-18 di Pusat Teknologi dan Rekayasa Pemanfaatan Antariksa di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Beijing, ibu kota China, pada 4 November 2024. (Xinhua/Pusat Teknologi dan Rekayasa untuk Pemanfaatan Antariksa CAS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian ungkap Dataran Tinggi Qinghai-Xizang jadi kawasan penyerap karbon yang sangat penting
Indonesia
•
20 Aug 2024

Studi: Mengatur porsi makan signifikan dalam penurunan berat badan
Indonesia
•
13 Feb 2023

Peneliti China kembangkan atap pembelah cahaya surya untuk rumah kaca
Indonesia
•
19 Dec 2021

China capai terobosan baru dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya antariksa
Indonesia
•
19 May 2026


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
