Madu kaya antioksidan, baik untuk pencernaan, jantung dan kecantikan

Ilustrasi. Lebah madu. (Myriams-Fotos)
- Madu kaya akan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari peradangan. Sebuah studi menemukan bahwa antioksidan dalam madu soba terdeteksi dalam plasma darah. Ini menunjukkan bahwa makan madu dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Soba merupakan tumbuhan dengan serbuk sari berwarna kuning tua, yang kemudian memberi warna gelap pada madu. Selama berbunga (Juni-Juli), peternak lebah mendekatkan sarang ke ladang tanaman berbunga agar lebah tidak menyebar, tetapi hanya mengumpulkan nektar soba. Karena itu, varietasnya disebut monofloral.
- Meningkatkan kesehatan jantung. Menurut sebuah ulasan, madu dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar lemak darah, mengatur detak jantung dan mencegah kematian sel-sel sehat. Ini semua merupakan faktor yang dapat meningkatkan fungsi dan kesehatan jantung.
- Madu lebih baik untuk kadar gula darah daripada gula biasa. Para peneliti menemukan bahwa madu dapat meningkatkan kadar adiponektin yaitu hormon yang mengurangi peradangan dan meningkatkan regulasi gula darah.
- Madu juga bisa meredakan batuk pada anak-anak.
- Membantu penyembuhan luka dan luka bakar dengan penggunaan secara topikal (dioleskan langsung pada permukaan kulit). Tinjauan dari 26 studi menemukan bahwa madu paling efektif untuk menyembuhkan luka bakar sebagian dan luka terinfeksi setelah operasi.
- Meringankan kondisi saluran pencernaan seperti diare yang berhubungan dengan gastrointestinal dan juga efektif sebagai terapi rehidrasi oral atau larutan oralit untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh saat dehidrasi.
- Sejumlah studi menunjukkan bahwa madu mungkin menawarkan manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan. Dalam beberapa penelitian, madu membantu mencegah gangguan memori.
- Madu juga bermanfaat untuk kecantikan seperti membantu menurunkan berat badan, melembabkan kulit, mengobati kulit kepala akibat ketombe dan menghaluskan rambut.
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pakar peringatkan penggunaan ponsel berlebihan pengaruhi kualitas tidur
Indonesia
•
23 Mar 2025

Benih zaitun dari stasiun luar angkasa China bertunas di Bumi
Indonesia
•
20 Nov 2024

Teknologi kemudi otonomos China masuki ‘jalur cepat’ lewat pengoperasian komersial
Indonesia
•
16 Aug 2022

COVID-19 – Vietnam uji vaksin buatan domestik kedua pada manusia
Indonesia
•
09 Jan 2021
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
