Perangkat lunak industri China bantu hitung jejak karbon produk lebih tepat

Foto dari udara yang diabadikan pada 7 Juli 2023 ini menunjukkan pemandangan lokasi bekas tambang batu bara setelah restorasi ekologi di wilayah Jungar, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua/Liu Lei)
Jejak karbon produk adalah suatu bentuk penghitungan emisi karbon, yang secara umum mengacu pada jumlah emisi karbon yang dihasilkan dalam sejumlah prosedur seperti pemrosesan bahan baku, transportasi, produksi, dan penjualan, serta merupakan indikator penting untuk mengukur tingkat ramah lingkungan dan rendah karbon dari suatu perusahaan dan produk.
Shanghai, China (Xinhua) – Perangkat lunak untuk kalkulasi jejak karbon industri China memainkan peran positif dalam mempromosikan realisasi tujuan karbon ganda negara itu.Jejak karbon produk adalah suatu bentuk penghitungan emisi karbon, yang secara umum mengacu pada jumlah emisi karbon yang dihasilkan dalam sejumlah prosedur seperti pemrosesan bahan baku, transportasi, produksi, dan penjualan, serta merupakan indikator penting untuk mengukur tingkat ramah lingkungan dan rendah karbon dari suatu perusahaan dan produk.Menyadari adanya celah di pasar ini, sebuah perusahaan internet bernama Shanghai E-C Digital Technology akan mulai mengembangkan sistem kalkulasi emisi karbon mereka sendiri."Faktanya, Uni Eropa mulai menghitung emisi karbon lebih awal. Jadi, ketika kami melakukan penelitian semacam ini di China, kami menggunakan alat dan basis data internasional untuk menghitung emisi karbon," ujar Kepala Shanghai E-C Digital Technology Co., Ltd., Zhou Jing, baru-baru ini.Tidak seperti metode pengumpulan data manual tradisional, sistem ini dapat secara otomatis mengumpulkan data emisi karbon dalam proses produksi, sehingga meningkatkan efisiensi dalam penghitungan emisi karbon."Kami adalah perwakilan sekaligus penerima manfaat dari tenaga produktif berkualitas yang baru. Dengan diperkenalkannya teknologi ini, kami akan menyediakan produk dan layanan yang lebih baik, serta memberikan dukungan yang lebih baik kepada para pelanggan kami dan perusahaan manufaktur industri. Sistem ini dapat menghitung emisi karbon dengan lebih akurat dan membantu klien kami untuk membuat rencana pengembangan manufaktur ramah lingkungan dengan lebih baik," jelas Zhou.Sementara itu, Direktur Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di Shanghai BAOSTEEL Packaging Co., Ltd., Wu Zheying, mengatakan, "Di masa lalu, kami membutuhkan upaya besar untuk menghitung emisi karbon. Namun sekarang, dengan bantuan E-C Digital, kami dapat melacak emisi karbon dan jejak karbon kami dengan lebih mudah."China telah mengumumkan bahwa negara tersebut akan berusaha untuk mencapai puncak emisi karbon dioksida pada 2030 dan mencapai netralitas karbon pada 2060.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Tim peneliti China kembangkan purwarupa ‘drone’ yang dapat menyelam
Indonesia
•
13 Feb 2023

Bumi akan menghangat 2,7 derajat Celsius berdasarkan kesepakatan kurangi emisi
Indonesia
•
27 Oct 2021

China umumkan ‘Mengzhou’ sebagai nama untuk pesawat antariksa berawak
Indonesia
•
26 Feb 2024

Transplantasi jantung tanpa waktu iskemik pertama di dunia berhasil dilakukan di Taiwan
Indonesia
•
20 Apr 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
