Spesies ikan baru ditemukan di China Timur

Niwaella multifasciata Picture by Kim, I.-S. (https://www.fishbase.se/)
Niwaella tigrina senang hidup di perairan pegunungan yang jernih dan berarus deras dengan bagian dasar berpasir dan berkerikil, yang mengindikasikan bahwa ikan ini membutuhkan kondisi lingkungan yang spesifik.
Nanchang, China (Xinhua) – Tim peneliti China berhasil menemukan sebuah spesies ikan baru di Provinsi Jiangxi, China timur, menurut Institut Ilmu Perairan Jiangxi.Ikan tersebut, yang diberi nama Niwaella tigrina, ditemukan di Sungai Xiu Shui, sebuah anak sungai dari Danau Poyang. Studi yang dipublikasikan di Zootaxa itu mengklasifikasikan spesies tersebut sebagai bagian dari genus ikan susuh batu (loach) berduri Niwaella.Menurut penelitian itu, Niwaella tigrina dapat dibedakan dari spesies kongenerik lainnya melalui warna tubuhnya yang unik, dengan 20 hingga 25 garis hitam melintang pada bagian punggung dan sisi atas tubuhnya.Zhang Haixin, seorang pakar dari institut tersebut, mengatakan bahwa analisis DNA menunjukkan perbedaan genetik sebesar 4,2 persen antara Niwaella tigrina dan famili terdekatnya. Tingkat perbedaan ini lebih tinggi daripada yang ditemukan di antara sebagian besar spesies lain dalam kelompok yang sama.Zhang menjelaskan bahwa ikan ini senang hidup di perairan pegunungan yang jernih dan berarus deras dengan bagian dasar berpasir dan berkerikil, yang mengindikasikan bahwa ikan ini membutuhkan kondisi lingkungan yang spesifik. Penemuan tersebut sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang keanekaragaman hayati akuatik di Provinsi Jiangxi.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pameran teknologi antariksa digelar di California, AS, suguhkan inovasi terbaru
Indonesia
•
04 May 2023

Kecerdasan buatan deteksi fraktur secara akurat pada sinar-X
Indonesia
•
13 Jan 2022

Tim ilmuwan China usulkan penggunaan robot yang bergerak di aliran darah
Indonesia
•
18 Dec 2023

"Sandy cay" tropis secara akurat rekam topan purba
Indonesia
•
15 Sep 2019
Berita Terbaru

Stasiun Mohe, stasiun penerima data satelit paling utara di China
Indonesia
•
30 Jan 2026

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026
