
Ilmuwan China rampungkan eksperimen enkripsi kuantum berbasis ‘drone’ pertama di dunia

Sejumlah ilmuwan dari Universitas Nanjing melakukan eksperimen distribusi kunci kuantum (quantum key distribution/QKD) berbasis platform 'drone' di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China timur, pada Oktober 2023. (Xinhua/Universitas Nanjing)
Platform-platform seluler seperti drone mampu melakukan tugas-tugas kuantum yang lebih praktis yang membutuhkan kemampuan untuk secara langsung mengirimkan foton tunggal ke pengguna akhir (end-user).
Nanjing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah ilmuwan China telah melakukan eksperimen kuantum di berbagai level, termasuk metropolitan, antarkota, antarbenua, dan luar angkasa.Mereka telah mencapai terobosan dengan drone, membuka jalan menuju masa depan di mana teknologi enkripsi yang ‘tak bisa diretas’ ini dapat digunakan di dunia nyata.Para peneliti dari Universitas Nanjing dan Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China telah memelopori sebuah eksperimen pertama dari jenisnya di dunia dengan menyelesaikan eksperimen distribusi kunci kuantum (quantum key distribution/QKD) berbasis platform drone.Eksperimen tersebut mendemonstrasikan bahwa platform-platform seluler seperti drone mampu melakukan tugas-tugas kuantum yang lebih praktis yang membutuhkan kemampuan untuk secara langsung mengirimkan foton tunggal ke pengguna akhir (end-user).QKD didasarkan pada properti fisik dalam mekanika kuantum yang membuat penciptaan salinan independen dan identik dari kondisi kuantum acak yang tidak dikenal mustahil untuk dilakukan, sehingga menyediakan cara yang ‘tak bisa diretas’ untuk bertukar pesan terenkripsi antarpengguna jarak jauh.Tim tersebut membuat tautan kuantum optik dengan tingkat akurasi tinggi dan low-loss antara drone multirotor kecil yang sedang mengudara dan stasiun darat pada jarak 200 meter.Eksperimen-eksperimen tersebut dilakukan dalam kondisi malam hari dan siang hari, dengan rata-rata tingkat kesalahan masing-masing sekitar 2,28 persen dan 3,86 persen, menurut penelitian yang dipublikasikan pekan lalu dalam jurnal Physical Review Letters.Hasil eksperimen itu mengonfirmasi kelayakan dan keandalan penggunaan platform drone untuk melakukan tugas-tugas kuantum foton praktis.Dengan kemampuan distribusi kunci rahasia menggunakan drone, komunikasi nirkabel dapat diharapkan memiliki keamanan yang lebih baik dalam pendekatan kuantum antara mobile node terhadap jaringan, kata para peneliti tersebut.Mereka juga berharap dapat memanfaatkan drone bersayap tetap altitudo tinggi untuk QKD area luas di masa depan, yang menjanjikan konektivitas kuantum seluler berkesinambungan direksional.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Para awak Shenzhou-19 rampungkan aktivitas di luar wahana antariksa perdana
Indonesia
•
19 Dec 2024

Makin suka dengan merek ‘fast food’, makin banyak gula dan lemak yang dikonsumsi? Ini kata studi
Indonesia
•
14 Sep 2026

Ada mikroplastik di dalam otak manusia, peneliti ungkap pola distribusinya
Indonesia
•
30 Apr 2026

Sebanyak 10 persen dalam curah hujan Badai Ian disebabkan perubahan iklim
Indonesia
•
02 Oct 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
