
Rudal jelajah darat ke darat Turkiye lakukan uji terbang berdurasi panjang

Rudal jelajah darat ke darat (surface-to-surface) jarak jauh milik Turkiye, Kara Atmaca, telah menyelesaikan uji terbang dengan jangkauan terluas dan durasi terpanjang, demikian disampaikan seorang pejabat senior pertahanan negara tersebut pada Senin (19/8/2024). (Xinhua)
Rudal jelajah darat ke darat (surface-to-surface) jarak jauh milik Turkiye, Kara Atmaca, telah menyelesaikan uji terbang dengan jangkauan terluas dan durasi terpanjang.
Ankara, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Rudal jelajah darat ke darat (surface-to-surface) jarak jauh milik Turkiye, Kara Atmaca, telah menyelesaikan uji terbang dengan jangkauan terluas dan durasi terpanjang, demikian disampaikan seorang pejabat senior pertahanan negara tersebut pada Senin (19/8).Haluk Gorgun, yang menjabat kepala di Presidency of Defense Industries, mengumumkan bahwa rudal tersebut telah mencapai tingkat akurasi yang tinggi dalam pengujian terbarunya, menandai penerbangan terpanjangnya hingga saat ini.Sistem Kara Atmaca dirancang untuk melakukan serangan presisi tinggi terhadap target-target strategis di darat, menurut Gorgun."Dengan fitur-fiturnya yang unik, Kara Atmaca akan berbeda dari para kompetitor globalnya," tulis Gorgun di platform media sosial X.Sistem rudal yang ditenagai oleh mesin KTJ3700 yang diproduksi di dalam negeri Turkiye itu berhasil menghantam target terapung setelah diluncurkan dari platform bergerak, seperti terlihat dalam sebuah video yang dibagikan oleh pihak pengembangnya, Roketsan, pada Ahad (18/8).Dirancang agar tahan terhadap jamming, rudal ini dapat diluncurkan dari kendaraan taktis beroda, dan digunakan untuk menargetkan aset-aset esensial di darat, termasuk baterai pertahanan udara serta sistem rudal tetap dan bergerak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan dorong kemajuan ilmu antariksa pada lima tema
Indonesia
•
01 May 2023

Moderna tolak permintaan China untuk ungkapkan teknologi vaksin COVID-19
Indonesia
•
04 Oct 2022

Penggalian kedua diluncurkan di situs neolitikum China timur
Indonesia
•
17 Apr 2023

Model AI SpecCLIP mampu proses data bintang dari berbagai teleskop
Indonesia
•
27 Feb 2026


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
