COVID-19 – Studi: Tes usap hidung masih metode terbaik untuk uji infeksi

Ilustrasi. Sampel nasofaring yang diambil dari metode usap lubang hidung bagian dalam memberikan tingkat deteksi infeksi COVID-19 terbaik, dengan akurasi mulai dari 92 hingga 100 persen. (Mufid Majnun on Unsplash)
Ilustrasi. Hasil uji infeksi COVID-19. (Prasesh Shiwakoti (Lomash) on Unsplash)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Makam kerajaan kuno berusia sekitar 3.500 tahun ditemukan di tepi Sungai Nil
Indonesia
•
18 Jan 2023

Beijing luncurkan kawasan industri internet satelit dan laboratorium utama
Indonesia
•
15 Feb 2025

Fosil artropoda air tawar berumur 420 juta tahun ditemukan di China
Indonesia
•
01 May 2023

Robot disinfeksi sterilkan Masjidil Haram 2.000 meter persegi per jam
Indonesia
•
28 Oct 2021
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
