
Satelit Tiandu China lakukan transmisi Bumi-Bulan dan percobaan penentuan rute

Foto inframerah jarak jauh yang diabadikan oleh kamera satelit Tiandu-2 pada 8 April 2024 ini menunjukkan Bulan (kiri) dan Bumi. (Xinhua/Administrasi Antariksa Nasional China)
Satelit uji coba teknologi komunikasi dan navigasi China, Tiandu-1 dan Tiandu-2, berhasil melakukan serangkaian eksperimen pada teknologi baru seperti transmisi dan perutean Bumi-Bulan yang sangat andal.
Beijing, China (Xinhua) – Satelit uji coba teknologi komunikasi dan navigasi China, Tiandu-1 dan Tiandu-2, berhasil melakukan serangkaian eksperimen pada teknologi baru seperti transmisi dan perutean Bumi-Bulan yang sangat andal, menurut Science and Technology Daily pada Senin (15/4).Data telemetri menunjukkan bahwa proyek uji coba itu secara efektif dapat meningkatkan akurasi wahana antariksa dalam menentukan orbit bulan.Kedua satelit tersebut dikirim ke luar angkasa bersamaan dengan satelit relai Queqiao-2 pada 20 Maret lalu. Keduanya memasuki orbit lintasan keliling Bulan (circumlunar orbit) pada 29 Maret dan memisahkan diri pada 3 April.Pada 8 April, Tiandu-1 memulai penerbangan dalam formasi dengan Tiandu-2, tetap berada pada jarak sekitar 200 kilometer. Kedua satelit tersebut beroperasi dalam komunikasi normal, pergerakan yang stabil, dan keseimbangan energi.Satelit-satelit itu meletakkan fondasi penting untuk melaksanakan serangkaian misi uji coba teknologi komunikasi, menurut laporan tersebut, menyebutkan bahwa Tiandu-2 telah berhasil menangkap dan mengirim kembali kumpulan gambar Bumi-Bulan.Queqiao-2, Tiandu-1, dan Tiandu-2 semuanya menggunakan orbit beku Bulan dengan eliptikal yang tinggi sebagai orbit target mereka. Orbit semacam ini sangat stabil, memastikan pesawat luar angkasa bergerak dengan deviasi lintasan minimum.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat amfibi buatan China AG600 rampungkan uji terbang pada suhu dan kelembapan tinggi
Indonesia
•
19 Jul 2024

Tim ilmuwan China kembangkan purwarupa baterai ion hidrida pertama
Indonesia
•
22 Sep 2025

Ilmuwan China berhasil kloning padi hibrida, tak perlu benih baru setiap tahun
Indonesia
•
26 Jul 2026

Fasilitas pencitraan biomedis baru China tingkatkan pemahaman tentang penyakit
Indonesia
•
04 Nov 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
