
Spesies tanaman 'Rhamnaceae' baru ditemukan di Sichuan, China

Foto dari udara yang diabadikan pada 27 Oktober 2021 ini menunjukkan tikungan Sungai Jinsha, bagian hulu Sungai Yangtze, di China barat daya. (Xinhua/Jiang Wenyao)
Spesies tanaman Rhamnaceae baru yang ditemukan di Provinsi Sichuan memiliki ciri khas semak bengkok dan daun kecil dengan bagian pucuk berlekuk yang mencolok.
Jakarta (Indonesia Window) – Para peneliti China menemukan spesies tanaman Rhamnaceae baru di Provinsi Sichuan, China barat daya, menurut Institut Biologi Chengdu di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China.Sebuah tim ekspedisi dari institut tersebut menemukan spesies ini di sebuah lembah yang hangat dan kering di Sungai Jinsha dalam survei penelitian ilmiah kedua China di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, dan tidak dapat mengklasifikasikannya ke kelompok Rhamnaceae yang sudah ada.Berdasarkan tinjauan literatur dan perbandingan spesimen, mereka mengidentifikasinya sebagai spesies baru Colubrina, dari keluarga tanaman Rhamnaceae di Shicuan, dan dinamai Colubrina zhaoguangii yang terinspirasi dari nama seorang peneliti terhormat bernama Liu Zhaoguang.Spesies baru ini adalah spesies Colubrina China ketiga yang diketahui. Dibandingkan dengan dua lainnya, spesies ini memiliki ciri khas semak bengkok dan daun kecil dengan bagian pucuk berlekuk yang mencolok.Rhamnaceae memiliki ciri khas berupa pohon, semak, liana, atau jarang berupa herba dengan daun tunggal, spiral atau berlawanan, berkelamin tunggal atau biseksual, bunga perigynous hingga epiperigynous, perianth/androecium berjumlah 4-5, kelopak kadang tidak ada, benang sari berselang-seling, cakram penghasil nektar biasanya melekat pada hypanthium, buahnya berupa buah berbiji, kapsul sirkumsisi, atau skizokarp.Para peneliti telah memublikasikan temuan mereka di jurnal Ecosystem Health and Sustainability. Sumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fosil terumbu karang berusia 350 juta tahun ditemukan di China tengah
Indonesia
•
03 Apr 2024

Raksasa teknologi China Huawei luncurkan sederet produk pintar terbaru di Turkiye
Indonesia
•
18 Jan 2024

Indonesia punya 12.000 jenis ngengat, jaga kesehatan vegetasi hutan
Indonesia
•
07 Oct 2020

Ilmuwan rekonstruksi tengkorak dinosaurus dalam fosil telur
Indonesia
•
09 Apr 2020


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
