43 telur buaya Siam langka ditemukan di Taman Nasional Pegunungan Cardamom Kamboja

Foto tanpa tanggal ini menunjukkan telur-telur buaya Siam langka yang ditemukan di Taman Nasional Pegunungan Cardamom di Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Hor Leng)
Pegunungan Cardamom di Kamboja merupakan habitat penting bagi buaya Siam liar, yang memberikan harapan signifikan bagi pemulihan spesies tersebut.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak 43 telur buaya Siam yang sangat terancam punah telah ditemukan di dua area di Taman Nasional Pegunungan Cardamom di Kamboja, menurut sebuah kelompok aktivis lingkungan dalam pernyataan pers pada Rabu (25/6).
Foto tanpa tanggal ini menunjukkan seorang aktivis lingkungan memeriksa telur buaya Siam langka di Taman Nasional Pegunungan Cardamom di Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Hor Leng)
Foto tanpa tanggal ini menunjukkan telur-telur buaya Siam langka yang ditemukan di Taman Nasional Pegunungan Cardamom di Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Hor Leng)
Foto tanpa tanggal ini menunjukkan seorang aktivis lingkungan memeriksa telur buaya Siam langka di Taman Nasional Pegunungan Cardamom di Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Hor Leng)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi: Pengurangan gas rumah kaca global dalam industri kertas perlu strategi beragam
Indonesia
•
26 Dec 2023

Produktivitas dan kualitas minyak kayu putih Biak Numfor, Papua meningkat dengan pemuliaan tanaman
Indonesia
•
17 Jul 2024

Riset BRIN ungkap emisi karbon lamun Indonesia, Jawa dan Sumatra tertinggi
Indonesia
•
16 Jan 2026

Greenland: Pulau es Raksasa yang menghadapi tantangan perubahan iklim
Indonesia
•
09 Mar 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
